Share

Wisatawan Australia Akhirnya Kunjungi Pulau Bali Setelah 2 Tahun Perbatasan Akibat Pandemi Covid-19

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Selasa 15 Maret 2022 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 15 549 2561858 wisatawan-australia-akhirnya-kunjungi-pulau-bali-setelah-2-tahun-perbatasan-akibat-pandemi-covid-19-IUPB2xSjEe.jpg Ilustrasi pesawat (dok. Freepik)

PELANCONG Australia berbondong-bondong kembali ke Bali setelah dua tahun penutupan perbatasan Covid.

Penerbangan pertama dari Australia ke Bali meninggalkan Melbourne pada hari Senin dengan wisatawan berencana untuk menikmati pesona Pulau Dewata dan berbagai kuliner.

Para pelancong  begitu antusias memadati bandara pada Senin pagi 13 Maret 2022, bersiap untuk liburan di Bali.

Sekelompok gadis yang menunggu untuk naik pesawat membual tentang bar dan restoran yang mereka rencanakan untuk dikunjungi, salah satu mereka berkelakar: 'Di mana pun ada alkohol, di situlah kita akan berada'.

infografis

Penerbangan Jetstar yang sangat dinanti meninggalkan bandara Tullamarine Melbourne dengan lebih dari 300 penumpang.

CEO Jetstar Gareth Evans mengatakan pihaknya sangat antusias untuk mengantarkan wisatawan kembali ke Bali dan penjualan untuk tempat wisata tersebut sangat tinggi.

"Kami antusias untuk kembali ke Bali hari ini setelah dua tahun yang panjang, dan kami yakin bahwa Bali akan segera mendapatkan kembali posisinya sebagai tujuan wisata internasional paling populer kami sekarang karena perbatasan dibuka,' katanya dikutip Daily Mail.

Evans mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya dan berharap dapat terus bekerja sama untuk membantu industri pariwisata Bali bangkit kembali secepat mungkin.

Bali memiliki 6,3 juta turis yang mengunjungi pulau itu pada 2019, tetapi jumlah kedatangan turun menjadi hanya 45 turis tahun lalu karena pandemi.

Wisatawan asing yang ke Bali harus memberikan bukti bahwa mereka memiliki empat malam di hotel yang dipesan pada saat kedatangan. Setelah tes PCR, pelancong yang divaksinasi lengkap harus menunggu di kamar hotel mereka sampai mereka menerima tes negatif, menurut Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Kedatangan yang tidak divaksinasi harus dikarantina setidaknya selama 7 hari dan menjalani tes PCR dalam waktu 48 jam sebelum keberangkatan, kemudian satu kali pada saat kedatangan dan satu kali pada hari ketiga karantina.*

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini