Share

Asyik, Pasar Takjil di Malang Diizinkan Jualan Selama Ramadan

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 23 Maret 2022 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 22 406 2565580 asyik-pasar-takjil-di-malang-diizinkan-jualan-selama-ramadan-KDemuKX61h.jpg Ilustrasi traveling (dok Freepik)

 

PEMERINTAH Kota Malang membolehkan masyarakat menggelar pasar takjil di pinggir jalan selama Ramadan mendatang.

Lampu hijau itu diberikan menyusul penurunan Covid-19 dan pelonggaran protokol kesehatan dari pemerintah pusat. Meski begitu, berbagai pengaturan akan tetap dilakukan.

Tujuannya, pasar takjil tersebut tidak menjadi potensi munculnya kasus baru Covid-19.

"Seperti di tepi-tepi jalan, takjil nanti sudah ada diatur. Boleh tapi ada pengaturan-pengaturan," kata Wali Kota Malang Sutiaji, seusai pelantikan kepala Bank Indonesia perwakilan Malang.

infografis

Sutiaji juga memastikan untuk kebijakan mudik lebaran 2022, dia masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat. Kendati demikian pihaknya telah merencanakan berkomunikasi dengan sejumlah penyedia transportasi umum.

"Kalau bisa diutamakan diantar jemput pribadi. Nanti kita coba kerja sama dengan angkutan-angkutan umum seandainya. Tapi kalau kita jemput belum ada, saya lihat nanti di dishub untuk mudik, kalau ada. Tapi saya kira masih sama. Tapi petunjuk dari pusat belum ada, boleh atau tidak, belum tahu," katanya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Namun Sutiaji menyebut kemungkinan besar bakal ada kelonggaran kegiatan masyarakat di tengah Ramadan dan mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Di sisi lain Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, kegiatan seperti pasar takjil uang sebelumnya sempat dibatasi di tahun 2021 lalu, kali ini tampaknya akan diperbolehkan.

Syaratnya saat pelaksanaan harus sesuai aturan yang telah ditentukan oleh pemerintah, hal ini demi kembali menggeliatkan sektor UMKM.

"Mudah-mudahan dengan situasi pandemi semakin turun kami bisa juga bisa memberi kelonggaran kepada masyarakat untuk bisa mudik, untuk bisa melaksanakan lebaran bersama, agar pandemi ini bisa dijadikan endemi, harapan kita seperti itu," kata Buher, sapaan akrabnya.

Sejauh ini angka kasus Covid-19 memang perlahan-lahan mulai menurun, tercatat selama lima hari terakhir ini total terdapat 308 pasien Covid-19 baru. Dengan total jumlah pasien Covid-19 aktif mencapai 310 pasien pada Senin pagi (21/3/2022) dari total kasus mencapai 28.382 hingga Senin pagi, dengan 26.877 pasien dinyatakan sembuh, dan 1.195 pasien dinyatakan sembuh.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini