Share

Serba Serbi Maskapai China Eastern Airlines, Pesawatnya Jatuh di Guangxi

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Selasa 22 Maret 2022 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 22 406 2565599 serba-serbi-maskapai-china-eastern-airlines-pesawatnya-jatuh-di-guangxi-JXSOJbFT44.jpg Ilustrasi pesawat (dok Freepik)

PESAWAT China Eastern Airlines Corp Boeing Co 737-800 NG yang membawa 132 orang dengan 123 penumpang dan 9 kru jatuh di Guangxi, provinsi barat daya China pada Senin, 21 Maret 2022.

Melansir Fortune, penerbangan China Eastern Airlines MU5735 itu melakukan perjalanan dari Kunming ke Guangzhou.

Pelacakan radar menunjukkan pesawat turun tajam. Kini tim penyelamat tengah mencari keberadaan pesawat tersebut.

Berkaca dari peristiwa ini, yuk cari tahu serba serbi maskapai China Eastern Airlines.

Melansir laman resminya pada Selasa (22/3/2022), China Eastern Airlines Co Ltd. (CEA) merupakan salah satu dari tiga maskapai besar di Tiongkok dan dapat ditelusuri kembali berasal dari skuadron pertama yang didirikan di Shanghai pada Januari 1957.

Selain itu, CEA merupakan maskapai Tiongkok pertama yang terdaftar di bursa saham New York, Hong Kong dan Shanghai.

infografis

Sebagai anggota SkyTeam Alliance, CEA telah memperluas jaringan penerbangannya ke 1.036 tujuan di 170 negara dan wilayah melalui kerja sama erat dengan maskapai anggota SkyTeam Alliance.

Sementara itu, omzet penumpang tahunan CEA  lebih dari 130 juta, peringkat 10 teratas di antara maskapai global.

Anggota Eastern Miles dapat menikmati hak keanggotaan 19 maskapai anggota SkyTeam dan lebih dari 790 ruang tunggu VIP bandara di seluruh dunia.

CEA mengoperasikan armada modern lebih dari 730 pesawat, yang merupakan salah satu armada termuda di maskapai besar di seluruh dunia.

Lebih lanjut, perseroan menawarkan armada Wi-Fi berbadan lebar dalam penerbangan skala terbesar dengan model komersial dan teknis terkemuka di China.

China Eastern memiliki dua hub inti domestik di Beijing dan Shanghai dengan empat bandara, dan hub regional di Xi'an, Kunming dan kota-kota lain.

Lingkup bisnis di China mencakup semua bandara di kotamadya dan ibu kota provinsi serta bandara dengan omzet di atas 10 juta penumpang.

CEA telah mengoperasikan 111 cabang domestik dan luar negeri untuk seluruh dunia.

Tak hanya itu, CEA dilaporkan mendapatkan banyak sekali penghargaan baik dalam negeri maupun luar negeri baik bidang operasional, pengalaman pelayanan, CSR, dan lain sebagainya.

Bahkan, mereka juga mendapatkan Diamond Award oleh CAAC, sebagai maskapai yang Flight Safety, penghargaan tertinggi di China dalam keselamatan penerbangan.

Peringkat A didapatkan oleh China Eastern Airlines dalam kriteria ESG (Environmental, Social, and Government), dan menempati posisi teratas bersama maskapai lainnya.

Maskapai CEA melakukan inovasi, termasuk dalam hal pelayanan diantaranya customized charter flights, passenger-to-cargo, fly at will, dan masih banyak yang lainnya.

Meski demikian, pada akhir tahun 2020, sebanyak 100.000 pegawai maskapai China Eastern Airlines dinyatakan positif Covid-19 dan sekitar 60 juta penumpang juga ikut positif karena transportasi udara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini