Share

Portugal Buka Pintu Bagi Turis Asing, Begini Aturannya

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 22 Maret 2022 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 22 406 2566001 portugal-buka-pintu-bagi-turis-asing-begini-aturannya-9Qav9XRWdS.jpg Portugal (Shutterstock)

PEMERINTAH Portugal telah mengumumkan bahwa para turis dari lima negara, Angola, Tanjung Verde, Guinea-Bissau, Mozambik dan São Tomé dan Príncipe saat ini dapat memasuki Portugal untuk tujuan perjalanan.

"Pemerintah menyetujui amandemen aturan yang berlaku untuk lalu lintas udara dalam lingkup langkah-langkah untuk memerangi pandemi Covid-19, memperluas kemungkinan melakukan perjalanan wisata ke negara kami kepada pelancong dari Angola, Cape Verde, Guinea-Bissau, Mozambik dan São Tomé and Príncipe,” bunyi pernyataan pemerintah Portugal seperti dilansir dari Travel Daily Media, Selasa (22/3/2022).

 BACA JUGA: Makin Canggih, Wisatawan dari Portugal ke Singapura Bisa Naik Kereta Api

Pernyataan seperti itu menunjukkan bahwa larangan perjalanan wisata yang sebelumnya diberlakukan terhadap negara-negara ini telah secara resmi dihapus. Namun, meskipun pelancong dari area ini tidak lagi dikenai larangan masuk, mereka tetap harus mengikuti aturan masuk tambahan.

Aturan masuk saat ini yang dijelaskan di situs web perjalanan resmi Portugal menunjukkan bahwa negara tersebut saat ini hanya menerima izin vaksinasi dan pemulihan yang dikeluarkan oleh salah satu negara UE/Area Schengen atau oleh otoritas negara ketiga yang memiliki perjanjian timbal balik dengan Portugal.

 

Portugal memiliki daftar negara ketiga yang sertifikat vaksinasi dan pemulihannya diakui dalam kondisi timbal balik. Namun, dari kelima negara yang disebutkan di atas, hanya Tanjung Verde yang menjadi bagiannya.

Ini berarti bahwa warga Tanjung Verde sekarang dapat memasuki Portugal tanpa batasan selama mereka memegang salah satu sertifikat. Di sisi lain, kasusnya tidak sama untuk pelancong dari Angola, Guinea-Bissau, Mozambik dan São Tomé dan Príncipe karena negara-negara ini tidak memiliki perjanjian timbal balik dengan Portugal.

 BACA JUGA: Festival Van der Wijck Usung Potensi Budaya dan Wisata Sleman, Intip Suasananya

Menurut pemerintah, wisatawan dari empat wilayah ini perlu menjalani tes pra-kedatangan meskipun telah divaksinasi atau pulih dari virus untuk diizinkan masuk.

“Penumpang yang tidak memiliki Sertifikat Digital Covid-19 dari Uni Eropa atau lainnya yang diakui oleh hukum harus menunjukkan, pada saat keberangkatan, bukti kinerja tes amplifikasi asam nukleat atau tes antigen cepat, yang dilakukan dalam waktu 72 atau 24 jam sebelum waktu keberangkatan,” tegas pemerintah.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Aturan yang dijelaskan oleh situs web perjalanan resmi Portugal telah menyebabkan kebingungan di antara para pelancong karena pihak berwenang Portugal terus mewajibkan pelancong yang divaksinasi dan pulih dari beberapa negara ketiga untuk memenuhi langkah-langkah tambahan.

Karena Portugal terus menerapkan pembatasan berdasarkan negara asal wisatawan daripada status vaksinasi dan pemulihan mereka, beberapa aturan tetap tidak jelas. Pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pembatasan mereka.

 Ilustrasi

Berbeda dari daratan Portugal, Madeira telah mencabut pembatasan COVID-19 untuk pelancong yang datang. Wisatawan yang mencapai Madeira tidak lagi diharuskan untuk menunjukkan vaksinasi, pemulihan, atau sertifikat tes pada saat kedatangan mereka. Mereka hanya perlu mendaftarkan entri mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini