Share

10 Potret Kota Kamagasaki, Kota Gembel di Jepang yang Sengaja Dihapus dari Peta karena Terlalu Kumuh

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 408 2567279 10-potret-kota-kamagasaki-kota-gembel-di-jepang-yang-sengaja-dihapus-dari-peta-karena-terlalu-kumuh-0t8ljASsYL.jpg 10 potret Kota Kamagasaki, kota gembel di Jepang yang sengaja dihapus dari peta karena terlalu kumuh (boredpanda.com)

MENGULAS potret Kota Kamagasaki, kota gembel di Jepang yang sengaja dihapus dari peta karena terlalu kumuh.

Jepang dikenal sebagai negara yang modern dan bersih. Orang-orang Jepang juga sangat ketat dalam hal menjaga kebersihan. Seperti dapat dilihat pada kasus yang menjadi viral saat Piala Dunia 2018 sedang berlangsung di Rusia. Dimana para suporter Jepang yang memenuhi stadion guna mendukung negaranya itu pulang dengan membawa sampah masing-masing.

Namun, hal ini akan berbanding terbalik jika kita melihat sejenak ke sebuah kota yang bernama Kamagasaki. Meski menjadi bagian dari negeri Sakura tersebut, pemerintah tampaknya enggan menerima dan bahkan berupaya untuk ‘menghilangkannya’ dari peta.

 BACA JUGA: 4 Hal Unik di Jepang yang Bikin Wisatawan Melongo

Bisa dibilang, Kota Kamagasaki adalah sisi lain dari Jepang yang dipenuhi dengan gelandangan dan suasana kumuh. Para pengangguran dan lansia sangat mendominasi di wilayah tersebut. Tak heran jika pemerintah Jepang seakan-akan enggan menerima keberadaannya.

Mengutip laman Boombastis, berikut adalah 10 potret Kota Kamagasaki.

1. Menonton televisi di area umum pada pagi hari

Warga Kamagasaki punya kebiasaan menonton televisi di area umum pada pagi hari. Hal ini dikarenakan banyak penduduk di sana yang tidak memiliki televisi pribadi, sehingga disediakan televisi umum untuk ditonton bersama.

2. Potret dari ketinggian

Ketika Kota Kamagasaki dipotret dari ketinggian, akan terlihat jelas betapa kumuhnya kota tersebut. Banyak orang berlalu lalang, mobil usang yang diparkir tak beraturan, juga bangunan yang terlihat sederhana dibanding dengan kota lain di Jepang.

 Ilustrasi

Kota Kamagasaki, kota gembel di Jepang yang sengaja dihapus dari peta karena terlalu kumuh (cazalis.org)

3. Warganya melamun

Karena hidup dalam taraf ekonomi yang rendah dibanding kota lainnya di Jepang, tak jarang ditemukan sosok pria paruh baya jongkok di tengah jalan dan melamun. Mungkin, mereka memikirkan masalah hidupnya masing-masing.

 BACA JUGA: 7 Kota Terbaik di Jepang untuk Tempat Tinggal

4. Suasana saat malam

Para pria kembali menyaksikan acara di televisi umum saat malam hari. Terlihat bahwa beberapa dari pria tersebut verdiri, ada juga yang membawa kursi ke tengah jalan untuk duduk.

5. Gembira

Para lansia di Kota Kamagasaki terlihat gembira meski mereka berada di tengah kondisi yang tidak menentu. Tapi, mereka tidak ambil pusing. Para pria ini justru menyanyi dengan asik.

6. Tunawisma

Banyak tunawisma di Kota Kamagasaki. Sehingga, pemandangan seorang pria tidur di pinggir jalan pun sudah menjadi hal biasa. Kabarnya, angka tunawisma yang tinggi di Osaka bisa jadi berkorelasi dengan tingginya jumlah tunawisma di Kamagasaki di sana sejak puluhan tahun lalu.

7. Duduk santai di pinggir jalan

Selain bisa tertidur pulas di trotoar, para pria dan wanita di Kota Kamagasaki ini juga nyaman untuk duduk santai di pinggir jalan. Kota ini menjadi salah satu wilayah yang terlihat santai di Jepang.

8. Jalan dipenuhi barang-barang milik gelandangan

Gelandangan atau tunawisma terkenal banyak di Kota Kamagasaki. Alhasil, jalan rayanya pun dipenuhi oleh barang-barang milik mereka. Mulai dari botol air mineral hingga tas dan pakaian, semua bisa Anda temui di pinggir jalan.

9. Didominasi oleh lansia

Kota Kamagasaki didominasi oleh para lansia. Sehingga, kehidupan di sana memang tampak santai dan sederhana. Umumnya, kaum muda di Jepang merantau ke kota-kota besar seperti Tokyo.

10. Gelandangan tidur di sudut jalan

Jika Anda berkunjung ke sana, jangan heran jika terdapat banyak alas dan selimut yang berserakan di pinggir jalan. Barang-barang tersebut adalah milik tunawisma yang digunakan untuk tidur pada malam hari. (sal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini