Share

Sambangi Taman Nusa Gianyar, Sandiaga Uno Janjikan Revitalisasi demi Percantik Bali

Ahmad Haidir, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 406 2567605 sambangi-taman-nusa-gianyar-sandiaga-uno-janjikan-revitalisasi-demi-percantik-bali-QCHSBe6ub8.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendukung penuh upaya revitalisasi destinasi wisata Taman Nusa, Gianyar, Bali.

Hal itu diwujudkan dengan mengajak kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi serta politeknik pariwisata di 5 Destinasi Super Prioritas (DSP).

Saat mengunjungi Taman Nusa di Kecamatan Sidan, Gianyar, Bali, Kamis, 24 Maret 2022 kemarin, Sandiaga menjelaskan, kondisi di taman seluas 10 hektare saat ini menunjukkan besarnya dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), sehingga ia mendorong revitalisasi untuk membangkitkan sektor tersebut dan juga mempercantik Bali.

"Inilah yang disebut scarring effect dari pandemi atau luka dalam yang susah sembuh dari pandemi. Karena waktu itu, jumlah pekerja di Taman Nusa mencapai 140 orang dan saat ini hanya 14 orang, turun hampir 90 persen," kata dia dalam keterangan tertulis kepada MNC Portal.

Infografis Wisata Tabanan, Bali

"Bapak Presiden Joko Widodo menitipkan kepada kita harus tanggap karena Bali ini venue dari G20. Oleh karena itu, kita akan bekerja sama dengan pembiayaan yang inovatif dengan pendekatan yang kolaboratif untuk membangkitkan kembali dan membuka lapangan kerja,” terangnya.

Sebagai informasi, Taman Nusa adalah Taman Budaya Indonesia yang menawarkan pengalaman komprehensif dan interaktif tentang budaya dari banyak kelompok etnis di Indonesia dengan latar belakang alam Bali.

Dengan lebih dari 60 rumah adat dan beberapa di antaranya berusia ratusan tahun, destinasi wisata ini menjadi semacam miniatur Indonesia dan membuat pengunjung seakan merasa seperti telah keliling Nusantara.

Sandiaga yang telah melihat langsung kondisi terkini rumah-rumah adat dan infrastruktur yang ada di taman lantas mengungkapkan bahwa Taman Nusa rencananya akan berganti nama menjadi 'Indonesia Taman Nusantara' pasca-revitalisasi.

"Kita bisa lihat sendiri kondisi infrastruktur dan juga bagaimana Taman Nusa ini sedang diupayakan untuk revitalisasi. Untuk itu kami hadir sebagai bagian dari tugas pemerintah secara cepat, tepat manfaat dan akurat, dengan kebijakan-kebijakan." terang mantan Wagub DKI Jakarta ini.

Sementara itu, Komisaris Taman Nusa, Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra mengungkapkan, sebelum pandemi, Taman Nusa merupakan salah satu destinasi favorit bagi wisatawan ke Bali. Namun saat pandemi jumlah kunjungannya turun drastis bahkan sampai tidak ada pengunjung per harinya.

"Sebelum pandemi kami kedatangan 2.000-5.000 wisatawan atau rata-rata mencapai 3.000 wisatawan per hari. Sekarang hanya 3-5 orang. Bahkan tidak ada wisatawan. Untuk itu kehadiran Menparekraf menjadi angin segar buat kami bangkit," kata Agung.

Untuk revitalisasi, Agung menyebut bahwa estimasi dana yang dibutuhkan sebesar Rp3 miliar untuk perbaikan infrastruktur. Ia pun telah menyiapkan langkah strategis bila Taman Nusa nantinya telah dilakukan pembangunan ulang.

"Ke depan kami akan membangun pasar tradisional yang menjual berbagai barang ekonomi kreatif dari seluruh Indonesia, tidak hanya Bali saja," katanya menandaskan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini