Share

5 Fakta Horor Aokigahara, Hutan Angker Tempat Bunuh Diri Paling Populer

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 26 Maret 2022 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 408 2567801 5-fakta-horor-aokigahara-hutan-angker-tempat-bunuh-diri-paling-populer-YNDmYIaPEF.jpg Hutan Aokigahara di Jepang (Wikimedia Commons)

AOKIGAHARA adalah hutan yang terletak di sebelah Barat Laut Gunung Fuji, membentang dari kota Kawaguchiko hingga desa Narizawa, Prefektur Yamanashi, Jepang. Aokigahara disebut juga "hutan lautan pohon" dan "lautan pohon gunung Fuji".

Disebut demikian, karena jika angin meniup pepohonan di sana terlihat seperti keadaan ombak di laut. Usia hutan ini diperkirakan sekitar 1200 tahun. Hutan ini dikenal sebagai tempat bunuh diri populer di Jepang.

 BACA JUGA: 9 Hutan Pinus di Jogja yang Wajib Dikunjungi, Dijamin Instagramable 

Makanya, hutan ini diisukan sebagai tempat yang angker. Tapi, jika kamu belum tahu banyak mengenai hutan ini, berikut adalah 5 fakta terkait Hutan Aokigahara, sebagaimana dikutip dari akun Instagram Peponi Travel :

Hutan yang sunyi

Hutan Aokigahara merupakan hutan yang sangat sunyi. Hutan ini diisi oleh pepohonan yang tinggi dan rimbun sehingga menghalangi cahaya matahari masuk ke dalamnya.

 Ilustrasi

Bahkan, jika ada suara burung di area hutan tersebut, itu menjadi sebuah fenomena yang cukup langka. Beberapa orang mengaku pernah mendengar suara tangisan hantu dari hutan.

Susah sinyal

Hutan Aokigahara yang berada di kaki Gunung Fuj dapat membuatmu tersesat. Banyak pengunjung hutan tersebut harus menggunakan pita agar dapat menjadi penanda jalan. Hal ini karena GPS dan ponsel tidak akan berguna di sana.

 BACA JUGA: 4 Hal Unik di Jepang yang Bikin Wisatawan Melongo

Bahkan, kompas di sana juga tidak akan berfungsi dengan baik, sehingga menambah kesan mistis. Namun, secara ilmu pengetahuan, hal ini terjadi karena adanya kandungan besi tinggi di bawah tanah hutan yang berasal dari lava Gunung Fuji.

 

Tim khusus pencari korban

Setiap tahun, rata-rata 100 jenazah bunuh diri ditemukan dan dipindahkan dari Hutan Aokigahara. Namun, jumlah tersebut belum termasuk dengan yang tidak dapat ditemukan di dalam hutan.

Di sana, terdapat tim khusus untuk menemukan jenazah yang mungkin belum pernah ditemukan. Peran tim ini juga sangat penting untuk menggagalkan usaha orang lain untuk bunuh diri.

Jika mereka menemukan orang yang sudah berniat untuk mengakhiri hidupnya, mereka akan segera menolong orang tersebut dan membawa mereka ke rumah aman yang dekat dengan hutan.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Ubasute

 

Hutan Aokigahara lekat dengan cerita kuno yang menceritakan bahwa tempat ini menjadi lokasi ditinggalkannya orangtua di dalam hutan. Dahulu, kehidupan yang dilanda kemiskinan membuat para anak tega membuang orangtua mereka ke hutan.

Orangtua yang ditinggalkan tentu akan meninggal secara perlahan karena kelaparan dan dikabarkan mereka akan menghantui hutan tersebut. Kegiatan keji ini dinamakan Ubasute.

 Ilustrasi

Roh Yurei

Hutan Aokigahara sangat lekat dengan keberadaan hantu Jepang Yurei. Yurei merupakan sebuah sosok wanita pucat dengan baju putih panjang dan berambut hitam. Kehadiran sosok ini diduga menjadi alasan kenapa banyak yang melakukan bunuh diri di sana.

Selain itu, juga terdapat kepercayaan bahwa orang yang mengakhiri hidup mereka dengan cara bunuh diri, roh mereka tidak akan bergabung dengan para leluhurnya, melainkan akan terjebak dengan penuh rasa marah.

Maka dari itu, orang-orang yang meninggal dengan cara bunuh diri di Hutan Aokigahara mayatnya akan ditemani oleh seorang petugas semalaman agar arwah tersebut tidak marah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini