Share

Melalui Golf, Sandiaga Optimis Sport Tourism di Indonesia Bisa Bangkit

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 29 Maret 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 28 406 2569308 melalui-golf-sandiaga-optimis-sport-tourism-di-indonesia-bisa-bangkit-jsfjsj6U4i.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menparekraf (Kemenparekraf) sedang menggencarkan kembali wisata olahraga atau sport tourism. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan sport tourism, karena memiliki deretan spot menarik untuk beriwisata sambil olahraga ini. Salah satunya golf.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa wisata golf di Tanah Air berpotensial sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja pascapandemi.

 BACA JUGA: Mandalika Jadi Percobaan Event Sport Tourism Berkelas Internasional? Begini Kata Kemenparekraf

Sandiaga melanjutkan, olahraga golf menjadi bagian utama dari sport tourism atau pariwisata berbasis olahraga. Untuk itu, perlunya semua pihak mendorong potensi besar tersebut sebagai upaya membangkitkan ekonomi pascapandemi.

 

"Potensi wisata golf Indonesia itu sangat besar dan tersebar di sejumlah daerah seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Bintan, dan Belitung. Oleh karena itu kita sangat mendukung kegiatan ini," katanya dalam keterangan resminya.

Sandiaga juga mengajak berbagai pihak, untuk berkolaborasi dan berinovasi. Menurutnya, ini adalah bagian dari tatanan ekonomi baru, di mana pascapandemi kegiatan sport tourism sudah mulai bisa disusun kembali, yakni dengan penerapan protokol kesehatan dan kolaborasi yang saling menguntungkan.

"Saya senang setelah dua tahun ini kita bisa bangkit dan saya lihat peluang usaha dan lapangan kerja jadi lebih terbuka. Lapangan golf di tengah pandemi menjadi suatu anomali. Kami memantau, justru minat orang bermain golf meningkat untuk itu kami membuat panduan protokol kesehatan di bidang sport tourism khususnya di golf," tuturnya.

Kemudian saat ini, ada dua jenis sport tourism yang cukup umum. Pertama adalah hard tourism, sebagai acara perlombaan bersifat regular, seperti Asian Games, Sea Games, atau World Cup.

Lalu soft sport tourism yang dikenal dengan pariwisata olahraga dan berkaitan dengan gaya hidup (lifestyle), seperti bersepeda, berlari, hingga berselancar.

 Ilustrasi

Menariknya lagi, ini bukan hal baru, mengingat di Indonesia memiliki banyak event sport tourism yang banyak menarik wisatawan mancanegara untuk mengikutinya. Di antaranya Tour de Singkarak, Tour de Banyuwangi Ijen, Borobudur Marathon, Belitong Geopark Ultra Run, Ironman Bintan, World Surf League, hingga World Superbike & MotoGP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini