Share

Sering Dianggap Sebelah Mata, Ternyata Ini Gaji dan Fasilitas Jadi Kabin Kru

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Jum'at 01 April 2022 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 31 406 2571072 sering-dianggap-sebelah-mata-ternyata-ini-gaji-dan-fasilitas-jadi-kabin-kru-Td32VXhQs6.jpg Ilustrasi pesawat (dok Unsplash)

MENJADI kabin kru seringkali dianggap sebelah mata, padahal karier menjadi kabin kru itu menjanjikan lho. Selain dapat gaji, juga dapat fasilitas yang memadai.

Dicky, salah satu kabin kru maskapai terbaik di Timur Tengah pun mengakui fasilitas dan gaji yang didapatkannya enggak main-main.

"Perkiraan gaji take home pay, bisa mencapai (dengan rata-rata jam terbang sebanyak 100jam) Rp40 juta. Tergantung dari destinasi dan total jam terbang yang sudah dikumpulkan dalam 1 bulan," terang Dicky kepada MNC Portal.

Lebih lanjut, Dicky menjelaskan, kabin kru mendapatkan fasilitas gratis berupa akomodasi, transportasi dari dan ke tempat kerja, laundry seragam, diskon tiket untuk teman dan keluarga ke seluruh destinasi di dunia.

"Ada juga diskon di banyak merchant-restoran-hotel-spa, asuransi jiwa dan kesehatan berstandar internasional, tiket confirm 1 kali dalam setahun untuk terbang ke negara asal," jelas Dicky.

infografis

Menurut Dicky, pendapatan dan fasilitas itu juga dibarengi dengan beban kerja kabin kru yang berat. Hal ini bisa dilihat dari jam kerja yang juga tak menentu.

"Jam kerja kabin kru memiliki keunikan tersendiri. Bila rata-rata orang bekerja di kantor selama 8jam/hari dengan hari kerja senin s.d jumat, di dunia kabin kru berbeda. Kami memiliki batasan maksimal jam kerja dalam 1 minggu tidak boleh melebihi beberapa jam dalam 1 bulan dengan total libur dalam 1 bulan selama 8 hari," ujar Dicky.

Dicky memaparkan, setiap penerbangan memiliki tipe lama penerbangan yang berbeda-beda. Contohnya untuk ultra long haul flight atau lebih dari 14 jam dengan zona waktu yang jauh berbeda dengan home base, maka harus memiliki paling tidak 2 hari libur sebelum dan setelah terbang.

Selama ini, lanjut Dicky, rute eropa merupakan penerbangan yang paling sering dilakukannya.

"Mungkin karena banyak sekali negara eropa yang menjadi destinasi penerbangan maskapai tempat saya bekerja. Namun sebetulnya, ada berbagai pilihan destinasi lain seperti kota-kota di Asia, Afrika, Amerika dan Australia," ujar Dicky.

Dalam setiap bulan, tempat Dicky bekerja memberikan kesempatan kepada setiap kabin kru untuk mengajukan pilihan destinasi yang dikehendaki dalam sistem IT.

Cita-Cita Terwujud

Menjadi kabin kru merupakan cita-cita Dicky yang terwujud saat ini. Dari kecil, Dicky mengaku menyukai bidang penerbangan.

"Bagi saya, dunia aviasi sangat jauh berbeda dengan moda transportasi lainnya. Dunia aviasi memiliki karakteristik tersendiri mulai dari jenis pesawat, peraturan tentang penerbangan, persyaratan untuk terbang, standar keamanan dan keselamatan, teknologi yang digunakan, dari mulai pre-in-sampai post flight," jelas Dicky.

Bagi Dicky, dunia aviasi sangat menggugah rasa keingintahuan untuk terus belajar, selalu update mengenai perkembangan yang terjadi, karena perubahan dalam dunia aviasi bisa dibilang cepat dibanding moda transportasi lain.

Tak hanya itu, pekerjaan kabin kru menjadi keunikan tersendiri bagi Dicky dan dia pun bangga menjalaninya.

"Bagi saya, berprofesi menjadi kabin kru memiliki keunikan tersendiri. Dari rekan kerja yang terus berganti-ganti, destinasi di berbagai kota yang sangat bervariasi, mengenal budaya dan karakter orang dari berbagai belahan dunia, dan dari sisi pendapatan yang dihasilkan juga cukup lumayan," aku Dicky.

infografis

Sebelum menjadi kabin kru, Dicky sebenarnya telah bekerja sebagai Airport Information and Customer Service di Bandara Soekarno-Hatta selama empat tahun. Kemudian, ia mencoba keberuntungannya untuk menjadi kabin kru. Hingga kemudian saat ini melalang buana gratis ke seluruh dunia.

"Latar belakang pendidikan saya memang sesuai dengan bidang kerja yang saya geluti selama ini, saya lulusan S1 Manajemen Transportasi Udara. Ditahun 2019, saya bergabung dengan maskapai yang mendapat penghargaan Best Airline in The World selama 6x berturut-turut versi Skytrax," papar Dicky.

Dicky memaparkan, terdapat beberapa kontrak yang berbeda jika menjadi kabin kru sesuai aturan maskapai masing-masing. Misalnya saja kontraknya di maskapai saat ini yang berisikan 6 bulan percobaan dan selebihnya menjadi karyawan tetap. Ada juga maskapai tertentu yang mengharuskan dua tahun kontrak, baru menjadi karyawan tetap.

Peluang Karier

Tak cuma bisa jalan-jalan, kabin kru juga memiliki peluang untuk meningkatkan karirnya loh.

"Jika ada peluang untuk pindah ke kantor, kami berkesempatan untuk bisa mengisi posisi di department yang lain alias bekerja kantoran tentunya dengan standar kompentensi yang dipersyaratkan dan melalui berbagai assesment," jelas Dicky.

Namun demikian, Dicky memaparkan, jenjang karir sebagai kabin kru juga tetap menjanjikan. Jenjangnya yakni kabin kru ekonomi, kabin kru bisnis, supervisor kelas ekonomi, dan supervisor utama dalam penerbangan. (nia)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini