Share

Kisah Hantu Noni Belanda Penunggu Balai Kota Malang, Berparas Cantik Suka Iseng Bikin Merinding

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 03 April 2022 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 03 408 2572332 kisah-hantu-noni-belanda-penunggu-balai-kota-malang-berparas-cantik-suka-iseng-bikin-merinding-JbuKsqkQyV.JPG Kantor Balai Kota Malang, Jawa Timur (Foto: MPI/Avirista Midaada)

DI BALIK kemegahan bangunan Balai Kota Malang, ada cerita lain mengenai sosok penjaga tak kasat mata. Satu yang terkenal adalah sosok hantu Noni Belanda yang kerap menunjukkan eksistensinya.

Penelusuran MNC Portal di area Balai Kota Malang, sosok noni Belanda kerap eksis dan menampakkan diri di lantai dua bangunan.

Sosok ini menjadi penghuni sekaligus penjaga tetap bangunan balai kota lantai dua sisi kanan. Keberadaannya kerap muncul dan 'menemani' siapapun yang ada di ruangan yang kini difungsikan sebagai ruang kerja Wakil Wali Kota Malang.

Dari penelusuran metafisika, noni Belanda ini menggunakan pakaian gaun layaknya pakaian khas Eropa. Sosoknya tinggi hampir menjulang dua meter lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan Indonesia pada umumnya.

Kulitnya putih, berparas cantik dengan bola mata biru khas orang Eropa. Konon ia juga kerap berkomunikasi menggunakan bahasa Belanda yang sulit dimengerti. Rambutnya berombak dengan sedikit pirang yang memang menjadi ciri khas wanita Eropa di masanya.

Ia kerap kali berjalan di ruangan atas sebelah kanan searah balai kota menghadap ke arah utara sedikit serong ke barat. Noni itu kerap menampakkan wujudnya sambil berjalan dengan suara sepatu hak tinggi alias higheels-nya yang khas.

Saat penelusuran sehabis maghrib keberadaannya terlihat memberikan sebuah pesan yang tak bisa dimengerti.

Pasalnya, wanita yang diperkirakan berusia 25 tahunan ini menyampaikan pesan dengan bahasa Belanda saat dilakukan komunikasi metafisik. Ia terlihat berdiri di ruang tengah lantai dua yang kini digunakan sebagai ruang sidang balai kota, sambil melihat ke arah depan balai kota seolah mengisahkan sesuatu.

Ia sesekali terlihat mengintip dari balik gelapnya jendela di area ruangan kerja wakil wali kota saat melakukan penelusuran di bawah tepatnya di area halaman Balai Kota Malang. Tatapannya memang terlihat menunjukkan keinginan menyampaikan sesuatu yang belum tersampaikan seluruhnya.

Pemerhati budaya, Agung H. Buana membenarkan sosok noni Belanda menjadi penghuni tak kasat mata yang dominan di Balai Kota Malang. Sosoknya memang menjadi legenda dan kerap menampakkan diri kepada orang-orang yang berada di bangunan lantai dua utamanya ketika hari mulai petang.

"Dia ini sering berjalan di ruangan sebelah kanan yang kini jadi ruangan kerja wakil wali kota. Saya pribadi pernah melihat sosoknya, memang cantik orangnya tinggi khas perempuan Eropa," kata Agung, yang juga bagian dari ASN di kompleks Balai Kota Malang ini.

Pria yang juga mantan Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang ini menyebut, sang noni kerap menggoda dan tak menyukai jika ada orang yang bermaksud tak baik di area ruangan.

"Noni Belanda ini kadang suka iseng kalau kita punya niat enggak baik. Biasanya juga seorang digituin kalau baru (masuk atau menjabat). Istilahnya itu bagian dari perkenalan," ujar dia.

Hingga kini, cerita mengenai sosok noni Belanda penjaga Balai Kota Malang memang masih berkembang. Namun selama maksud dan tujuan pengunjung baik, 'sang penunggu' tak kasat mata balai kota tersebut juga akan bersikap baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini