Share

Wisman Australia Ditargetkan Capai 3,6 Juta Datang ke Indonesia, Sandiaga Uno: Ini Pasar Besar

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 04 April 2022 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 04 406 2573100 wisman-australia-ditargetkan-capai-3-6-juta-datang-ke-indonesia-sandiaga-uno-ini-pasar-besar-ewf8wBnpAt.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (dok Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno tengah mendorong kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) dari Australia sebanyak 1,8 juta hingga 3,6 juta, guna meningkatkan dan membangkitkan kembali ekonomi kreatif di sektor pariwisata.

Sandiaga mengatakan,Australia merupakan salah satu dari target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia, terutama Bali.  Untuk membangkitkan kembali perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ( Parekraf). Ia juga melihat bahwa Negeri Kangguru tersebut merupakan pasar besar.

infografis

"Untuk menata kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Membangkitkan ekonomi kita adalah pasar Australia," Katanya dalam weekly press briefing secara virtual ,Senin (04/04/22).

Akan tetapi dengan dibukanya kembali pariwisata Indonesia ini cukup bentrok dengan negara lain, juga tengah melakukan langkah yang sama yakni dibukanya lagi pintu bagi wisman untuk datang ke negaranya masing-masing. Seperti Thailand, Singapura dan Malaysia.

Kemudian ditambah lagi beberapa maskapai penerbangan, memberikan penawaran khusus bagi wisatawan Indonesia yang akan pelesiran atau beriwsata ke luar negeri. Hal ini membuat Indonesia harus gerak cepat, hingga mengantur strategi lebih baik. Supaya wisawatan Indonesia tetap memilih beriwsata di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya menambahkan, bahwa secara historis dan statistik meningkatnya kunjungan wisatawan lokal ke berbagai destinasi wisata di Indonesia puncaknya adalah ketika momentum mudik hingga libur cuti bersama.

"Bagaimana untuk mendorong di Indonesia saja, yang Pertama memang secara historis secara statistik wisatawan Nusantara itu mulai tingginya saat pulang kampung dan liburan sekolah. Ini segmen yang beda dengan orang pergi ke luar negeri," terang Nia.

Lalu, strategi berikutnya yang tengah dilakukan oleh Kemenparekraf, yaitu mendorong regulasi yang mengacu pada customer friendly, khsusnya untuk domestik. Hal ini diprediksi akan membuat wisatawan domestik tetap memilih dalam negeri sebagai tujuan destinasi wisata selama liburan pulang kampung, liburan sekolah hingga momen cuti bersama.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini