Share

Jadi Pintu Masuk Wisman Bebas Visa, Begini Kondisi Bandara Sam Ratulangi Manado

Antara, Jurnalis · Sabtu 09 April 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 406 2575371 jadi-pintu-masuk-wisman-bebas-visa-begini-kondisi-bandara-sam-ratulangi-manado-4UWp4OTQdk.JPG Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulut (Foto: Okezone.com/Subhan Sabu)

BANDARA Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terpilih menjadi salah satu pintu masuk kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) bebas visa.

"Wisman bebas visa kunjungan saat kedatangan khusus wisata atau yang lebih dikenal dengan Visa on Arrival (VoA)," kata GM Bandara Samrat, Minggus Gandeguai.

Menurut dia, hal tersebut tercantum dalam surat edaran terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor: IMI 0459.GR.01.01 tahun 2022 tentang kemudahan keimigrasian dalam rangka mendukung pariwisata berkelanjutan pada masa pandemi Covid-19. Surat edaran ini berlaku efektif pada tanggal 6 April 2022.

“Tentunya kami pihak pengelola Bandara Samrat Manado menyambut baik dengan diberlakukannya VoA ini, harapannya dapat membawa angin segar dan kembali menggairahkan perekonomian daerah di bidang pariwisata,” ungkap Minggus.

Infografis Bandara Terbengkalai di Dunia

Melalui surat edaran tersebut, Sulawesi Utara menjadi daerah tujuan wisata VoA bagi 43 negara dan sembilan negara ASEAN.

Selain Bandara Samrat Manado, pemberian VoA Khusus Wisata diterapkan di bandara lainnya yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Ngurah Rai, Bandara Kualanamu, Bandara Juanda, Bandara Hasanuddin dan Bandara Yogyakarta.

Minggus menjelaskan kondisi riil di Bandara Sam Ratulangi di mana pergerakan penumpang internasional mengalami peningkatan hingga 58 persen pada Maret 2022 dengan total 1.461 penumpang jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Kenaikan jumlah pergerakan ini seiring dengan kelonggaran dalam ketentuan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia, di mana dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 15 Tahun 2022 dan SE Kementerian Perhubungan Nomor 33 Tahun 2022 menyebutkan bahwa PPLN yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua dan ketiga sudah tidak diwajibkan untuk melakukan karantina.

Dan terbaru, Satgas Covid-19 kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19, di dalamnya menerangkan bahwa pelaku perjalanan dari luar negeri tidak perlu lagi melakukan RT-PCR ketika tiba di bandara di Indonesia, kecuali jika PPLN terdeteksi memiliki gejala yang berkaitan dengan Covid-19 dan/atau memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celsius maka wajib melaksanakan RT-PCR.

Adapun ketentuan lainnya masih sama dengan SE sebelumnya yakni pelaku perjalanan dari luar negeri harus menunjukkan hasil negatif tes PCR di negara/wilayah asal yang sampelnya diambil dalam waktu 2x24 jam; menunjukkan kartu/sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua seminimal 14 hari sebelum keberangkatan; wajib karantina 5x24 bagi PPLN yang belum melaksanakan vaksinasi atau telah menerima vaksinasi dosis pertama.

“Kami optimistis melalui kebijakan-kebijakan ini mampu membawa perekonomian khususnya pariwisata daerah kembali bangkit,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini