Share

Mantap! Yunani Hapus Pembatasan Covid-19 Selama Libur Musim Panas demi Dongkrak Pariwisata

Antara, Jurnalis · Jum'at 15 April 2022 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 14 406 2578776 mantap-yunani-hapus-pembatasan-covid-19-selama-libur-musim-panas-demi-dongkrak-pariwisata-tR9w9iSAEm.JPG Salah satu objek wisata di Yunani (Foto: Instagram/@visitgreecegr)

YUNANI mencabut sejumlah aturan terkait pembatasan di masa pandemi Covid-19. Di antaranya penggunaan masker dalam ruangan dan kewajiban mengantongi sertifikat Covid-19 selama liburan musim panas.

Sementara itu, otoritas akan memertimbangkan untuk mengembalikan aturan itu lagi pada September mendatang.

Infeksi Covid-19 di Yunani sudah mereda dalam beberapa pekan terakhir, dengan otoritas mencatat sebanyak 15.000 infeksi dan 64 kematian pada Selasa, 12 April 2022 lalu.

Pariwisata musim panas utama Yunani biasanya dimulai setelah Paskah Ortodoks yang tahun ini jatuh pada 24 April 2022.

Yunani memprediksi jumlah pengunjung yang tinggi tahun ini, dengan taksiran pendapatan mencapai 80 persen dari tingkat 2019, tahun rekor sebelum pandemi menghentikan perjalanan.

Menteri Kesehatan Yunani, Thanos Plevris mengatakan, keputusan untuk melonggarkan pembatasan berdasarkan data epidemiologis dan saran dari ahli.

Dari 1 Mei hingga 31 Agustus, masyarakat tidak lagi membutuhkan vaksinasi Covid-19 terbaru atau sertifikat penyakit untuk memasuki ruang tertutup dan terbuka, seperti restoran.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Selain itu, otoritas juga mempertimbangkan untuk mencabut persyaratan menunjukkan sertifikat Covid-19 digital Uni Eropa untuk memasuki negara itu.

Selain itu, menggunakan masker di dalam ruangan tidak akan lagi diwajibkan per 1 Juni dan pelajar akan kembali ke kelas setelah libur Paskah tanpa perlu menunjukkan hasil negatif tes mandiri secara rutin.

Plevris menegaskan bahwa seluruh langkah akan dievaluasi pada September. Yunani, salah satu destinasi wisata musim panas paling terkenal di Eropa Selatan, menarik lebih dari 33 juta pengunjung pada 2019, sebagian besar dari mereka berasal dari Inggris dan Jerman. Industri itu menyumbangkan seperlima dari ekonomi dan menyerap satu dari lima tenaga kerja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini