Share

Tak Hanya Menawan, Ini Keunikan Bromo yang Perlu Kamu Tahu

Agustina Wulandari , Jurnalis · Sabtu 16 April 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 15 25 2579478 tak-hanya-menawan-ini-keunikan-bromo-yang-perlu-kamu-tahu-C19CnLtH5o.jpg Pesona Bromo di musim kemarau, menawarkan aura dan pemandangan yang menawan. (Foto: Dok.Barry Kusuma)

Keindahan panorama Gunung Bromo tidak ada yang menyangkal. Hamparan kabut tipis di pagi hari yang menyelimuti kawasan perbukitan kawah yang bertopografi alami menyuguhkan dramatisme tersendiri. Langit fajar berwarna jingga kekuningan di ufuk timur menambah pesona pemandangan di Bromo.

Namun, di balik keindahannya ada segudang rahasia yang disimpan Bromo. Inilah yang membuat Bromo begitu unik dan istimewa. Bahkan mungkin tidak ditemukan di destinasi wisata lainnya di Indonesia atau bahkan mungkin satu-satunya di dunia.

Apa saja keunikan Bromo? Ayo kita cermati satu per satu.

1. Empat kabupaten

Gunung Bromo masuk ke dalam empat wilayah kabupaten di Jawa Timur. Ya, benar. Karena area pegunungannya yang cukup luas, posisi geografis Bromo masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang.

Bandingkan dengan sejumlah gunung lain di Pulau Jawa yang biasanya berlokasi di satu kabupaten saja. Contohnya, Gunung Salak yang berlokasi di Bogor, Gunung Merbabu di Magelang, atau Gunung Tangkuban Perahu di Bandung.

2. Ratusan anak tangga

 

(Foto: Shutterstock)


Keunikan Bromo lainnya memiliki ratusan anak tangga untuk memudahkan pengunjung untuk mencapai puncaknya. Ini berbeda dengan gunung-gunung lainnya yang biasanya tidak memiliki anak tangga.

Jumlah anak tangga di Bromo ini diperkirakan mencapai lebih dari 200 anak tangga. Memang cukup melelahkan saat mendaki anak tangga ini. Namun, jika kaki terasa pegal saat meniti anak tangga, Anda bisa beristirahat sejenak karena lokasi tangga ini bisa menjadi sudut menarik untuk berfoto.

3. Upacara Kasodo

 

Upacara Yadnya Kasada yang diadakan setiap tahun menjadi atraksi menarik (Foto: Shutterstock)

Terdapat upacara Yadnya Kasada atau Kasodo yang diadakan tiap tahun di Bromo. Upacara tradisional Suku Tengger ini merupakan upacara persembahan kepada Yang Maha Kuasa atas berkah hasil bumi yang menghidupi masyarakat sekitar. Jadi, dalam upacara Kasodo ini, masyarakat Suku Tengger akan membawa hasil bumi ke puncak Bromo dan melemparkannya ke dalam area kawah.

Upacara Kasodo yang diadakan sekitar tanggal 14 atau 15 bulan Kasodo pada penanggalan Jawa kuno ini biasanya juga menyedot banyak perhatian para wisatawan. Upacara ini juga merupakan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun setelah Kerajaan Majapahit.

4. Pura di kaki gunung

Fenomena Milky Way di langit Bromo dengan latar Pura Luhur Poten (Foto : Wonderfulimage.id/Azhari Setiawan)

 

Terdapat sebuah pura di sekitar Gunung Bromo. Ya, tidak hanya di Bali saja, pura pun dibangun di sekitar Bromo. Tepatnya di kaki gunung Bromo, Anda akan menemukan pura bernama Pura Luhur Poten. Pura ini kerap menjadi lokasi peribadatan masyarakat Hindu Suku Tengger.

Kerap kali disebut, Suku Tengger ini adalah masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar kawasan Bromo. Masyarakat Suku Tengger disebut-sebut masih sebagai keturunan Kerajaan Majapahit.

5. Hawa udara yang dingin

Dengan ketinggian gunung sekitar 2.329 meter di atas permukaan laut, Gunung Bromo memiliki suhu yang cukup dingin, terutama saat malam hari. Pada siang hari, sebenarnya suhu di Bromo relatif sejuk atau sekitar 20 derajat celcius.

Namun, begitu malam tiba atau menjelang pagi, suhu di Bromo bisa merosot hingga sekitar 3-4 derajat celcius. Bahkan, pada musim kemarau, suhu di Gunung Bromo bisa turun mencapai 0 derajat celcius atau bahkan lebih rendah lagi.

Begitu dinginnya suhu di Bromo hingga embun pun membeku. Fenomena embun membeku menjadi es yang menempel di dedaunan ini kerap disebut embun upas. Jika pernah berkunjung ke Dieng, fenomena embun upas di Bromo ini mirip seperti yang terjadi di Dieng.

6. Lokasi favorit fotografi dan videografi

(Foto : Wonderfulimage.id/Azhari Setiawan)

Bromo memang eksotik dengan pemandangan yang tiada duanya. Tidak hanya area pegunungan dan kawah, area sekitar Bromo berupa padang pasir yang cukup luas dengan latar pegunungan pun mempunyai daya tarik tersendiri.

Inilah yang membuat para fotografer memilih Bromo sebagai latar foto. Anda pun tidak perlu heran jika menemukan sejumlah pemotretan prewedding atau pranikah di sekitar Bromo. Syuting film atau video clip pun tidak jarang mengambil lokasi di Bromo.

Anda suka bikin video keren dan memotret pemandangan? Saatnya Anda ikutan sayembara Akamsi. Sayembara Akamsi merupakan kompetisi yang diselenggarakan Kemenparekraf dalam rangka menggali potensi wisata yang ada #DiIndonesiaAja.

Periode pelaksanaannya 15 Maret - 15 Mei 2022, terdapat 6 kategori yang dilombakan seperti pesona alam, budaya, desa, kota, kuliner, dan UMKM. Tunggu apa lagi? Saatnya tunjukkan bakat Anda dan menangkan hadiahnya seperti 2 iPhone 13 Pro Max, 4 Xiaomi 11 Ultra, dan uang elektronik total jutaan rupiah.

Untuk lebih jelasnya mengenai kompetisi ini, Anda bisa follow akun Instagram @pesona.indonesia karena ada banyak informasi mengenai destinasi wisata dan ekonomi kreatif. Tidak sampai disitu saja, Anda juga dapat mengikuti Pesona Punya Kuis (PUKIS) untuk mendapatkan merchandise dan hadiah jutaan rupiah dari Wonderful Indonesia setiap bulannya.

Indonesia memang sudah terkenal dengan keindahan alam serta budayanya, akan tetapi masih banyak potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang harus digali. Hal serupa ditegaskan Menparekraf dalam kunjungannya ke Australia, jika Indonesia tidak hanya memiliki Bali sebagai tujuan wisata masyarakat Australia.

Lebih dari itu, Indonesia memiliki deretan destinasi wisata yang cantik dengan kekayaan alam dan budaya yang lekat dengan kearifan lokalnya. Tentu hal ini akan membuat wisatawan Australia semakin tertarik untuk datang ke Indonesia.

Apalagi tahun ini Indonesia ditunjuk dalam penyelenggaran event berskala Internasional salah satunya Presidensi G20. "Dengan Indonesia sebagai presidensi G20, tentunya ini akan membawa dampak pada kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif telah membuka lapangan kerja begitu besar," terang Menparekraf.

Bromo hanya salah satu pesona dari sekian banyak keindahan yang ada #DiIndonesiaAja. Untuk itu, karena beragam keunikan dan pesonanya ini, Anda bisa mempertimbangkan Bromo sebagai destinasi wisata saat libur Lebaran nanti.

Namun, tetap ingatlah untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Tidak lupa juga untuk selalu memperhatikan dan menghormati adat-istiadat masyarakat setempat. (WLD/VAL)

CM

(Wul)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini