Share

Intip 8 Rahasia Gelap Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Selasa 19 April 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 406 2580965 intip-8-rahasia-gelap-pangeran-arab-saudi-mohammed-bin-salman-TCUMqIzURY.jpg Mohammed bin Salman (Reuters)

8 RAHASIA gelap pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman menarik untuk dikupas. Pasalnya, Mohammed bin Salman kini telah resmi menjadi seorang putra mahkota Arab Saudi.

Kehadiran Mohammed bin Salman di kerajaan Arab Saudi tentu memiliki dampak yang besar. Beberapa kebijakan dan reforrmasi pada bidang sosial dan ekonomi telah ia keluarkan. Hal ini tentu membuatnya banjir pujian.

Lantas, benarkan anak dari Raja Salman ini memiliki sisi gelap? Berikut adalah deretan 8 rahasia gelap Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman.

 BACA JUGA: Bukan Hanya di Indonesia, Pedagang Takjil Juga Menjamur di Arab Saudi saat Ramadan

8 rahasia gelap Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman

1. Memiliki gaya hidup yang glamor 

Dalam buku Blood and Oil karangan Bradley Hope dan Justin Scheck tertulis jika putra mahkota Arab Saudi ini menghabiskan sekitar USD 50 juta atau Rp. 732 miliar untuk berpesta.

Ilustrasi

Mohammed bin Salman (Foto SPA)

Pesta tersebut dilaksanakan di Maladewa, sebuah pulau pribadi dengan pemandangan Samudra Hindia yang indah. Tak tanggung-tanggung, sang putra mahkota bahkan menghadirkan fasilitas hiburan yang mewah dan mengundang bintang tamu terkenal, seperti Jennifer Lopez, Shakira, dan lain-lain.

2. Insiden dugaan pemaksaan pengunduran diri PM Lebanon 

PM Lebanon, Saad Hariri. pada November 2017 mengunjungi Arab Saudi. Ini merupakan kunjungan rutinnya. Namun, kala itu terjadi sebuah insiden janggal dimana sehari setelah bertemu dengan Raja Salman dan Mohammed bin Salman, PM Lebanon mengundurkan diri dari jabatannya dan disalurkan secara Live pada saluran televisi Arab Saudi.

Hal ini tentu memunculkan konflik antara dua negara tersebut dan dianggap sebagai insiden penculikan .

3. Perang sipil di Yaman 

Tahun 2015 terjadi perang sipil di Yaman. Kala itu Arab Saudi mengintervensi perang tersebut dengan menghancurkan lebih dari 1.600 serangan udara dengan target pemberontak Houthi.

Hal ini memicu tuduhan yang dilayangkan oleh aktivis HAM kepada Arab Saudi yang telah mengebom warga sipil, rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lainnya. Kejadian ini menimbulkan banyak korban jiwa.

4. Insiden penangkapan aktivis HAM perempuan 

Di tahun 2018, beberapa aktivis HAM perempuan dan laki-laki ditangkap beberapa minggu sebelum dicabutnya larangan perempuan untuk mengemudi secara resmi.

Lembaga HAM menanggapi hal ini sebagai sikap Mohammad bin Salman yang tidak terima kritik atas pemerintahannya.

5. Penahanan politisi dan pengusaha Arab Saudi 

Sebagai upaya untuk memerangi korupsi, pemerintah Arab Saudi menangkap puluhan orang kaya dan pesaing politiknya pada tahun 2017. Tindakan ini menyebabkan beberapa orang dianiaya secara fisik hingga dilarikan ke rumah sakit.

6. Terjadi krisis Dewan Kerjasama Teluk atau GCC

5 Juni 2017, dampak dari tidak ada kata sepakat dalam pembagian kursi Dewan Kerjasama negara-negara Teluk atau GCC menyebabkan Mohammed bin Salman mendorong empat negara untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan memblokade perdagangannya.

7. Maraknya eksekusi 

Selama beberapa periode, terjadi peningkatan jumlah eksekusi kerajaan. Arab Saudi memang dikenal sebagai salah satu negara yang masih melakukan eksekusi dengan memenggal kepala. Menurut organisasi HAM Reprieve dan Amnesty International, pada beberapa tahun terakhir, jumlah eksekusi di Arab Saudi meningkat tajam.

Ilustrasi

8. Keterlibatannya pada kasus pembunuhan Jamal Khashoggi 

Jamal Khashoggi adalah seorang wartawan dan juga seorang kritiskus Mohammed bin Salman. Dulunya, ia adalah penasehat anggota keluarga kerajaan namun tidak disukai karena kritiknya terhadap program reformasi Mohammed bin Salman.

Kasus pembunuhan ini terjadi ketika Jamal masuk ke gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Menurut pernyataan jaksa, Jamal dan orang-orang yang bertemu dengannya terlibat perkelahian hingga menewaskannya. Mohammed bin Salman diduga bertanggungjawab atas pembunuhan ini.

Itulah deretan 8 rahasia gelap Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini