Share

48 Juta Pemudik Akan Berwisata, Sandiaga Minta Pelaku Parekraf Tak Naikkan Harga Sepihak

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 18 April 2022 20:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 406 2581125 48-juta-pemudik-akan-berwisata-sandiaga-minta-pelaku-parekraf-tak-naikkan-harga-sepihak-CjQTg8Ensd.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) tidak menaikkan harga sepihak saat momen libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau Lebaran 2022.

Sandiaga memperkirakan 48 juta pemudik akan berkunjung ke tempat wisata saat libur Lebaran 2022 dengan prediksi pengeluarannya mencapai Rp72 triliun. Ini bisa jadi angin segar bagi pelaku parekraf.

 BACA JUGA: Sandiaga Prediksi 48 Juta Pemudik Akan Berwisata saat Lebaran 2022

Tapi, pelaku parekraf diimbau tidak memanfaatkan kondisi tersebut dengan menaikkan harga secara sembarangan dan mendadak untuk meraup untung.

 

Menurut Sandiaga, jika ada kenaikan harga sepihak maka akan berdampak pada menggerus daya beli masyarakat di tengah tingginya harga-harga kebutuhan pokok belakangan ini.

"Karena banyak yang secara sepihak menaikkan harga secara mendadak," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang digelar secara virtual, Senin (18/4/2022).

 BACA JUGA: Kagumi Wisata Hutan Mangrove Kota Langsa, Sandiaga: Pabrik Oksigen Terbesar

Sandiaga menjelaskan, bahwa pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran (SE) perihal menyambut mudik lebaran. Di mana di dalamnya berupa imbauan yang diberlakukan bagi pengelola pariwisata, hotel hingga restoran selama periode pengunjung mudik lebaran.

Sandiaga bilang, jika adanya oknum yang mengambil kesempatan pada momentum lebaran ini, yakni adanya kenaikan harga maka hal tersebut akan mencoreng nama pariwisata Indonesia. Apabila itu terjadi, maka pihaknya akan menindak secara tegas agar tidak ada pengulangan serupa.

Sandiaga juga mengingatkan, agar para pemudik yang akan berwisata ke salah satu destinasi, apabila sudah terlampau penuh oleh pelancong lainnya, maka bisa memiliki alternatif lain. Misalnya, mengunjungi desa-desa wisata terbuka, hingga destinasi berbasis ekowisata yang juga tak kalah menarik untuk dikunjungi.

"Jika ada pelanggaran yang berulang, dan sangat mencoreng citra pariwisata, kami akan bekerja sama dengan aparat dan instansi terkait untuk penindakan secara tegas," terangnya.

Diprediksi saat lebaran Idul Fitri nanti, akan ada 48 juta pemudik. Di mana yang notabenenya. pergerakan wisata akan terkonsentrasi di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini