Share

Sandiaga Berencana Hadirkan Politeknik Pariwisata di 3 Provinsi, Apa Saja?

Antara, Jurnalis · Senin 18 April 2022 20:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 18 406 2581127 sandiaga-berencana-hadirkan-politekni-pariwisata-di-3-provinsi-apa-saja-iu5kKNMcqS.JPG Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pihaknya sedang menjajaki kehadiran politeknik pariwisata (Poltekpar) di Manado, Sulawesi Utara, karena wilayah tersebut menjadi bagian dari destinasi super prioritas Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut.

“(Ini) karena permintaan yang tinggi dan juga harapan dari stakeholders termasuk pemerintah daerah yang sangat antusias terhadap kehadiran poltekpar sebagai solusi untuk cari kerja dan solusi untuk wirausaha,” ucap dia dalam Weekly Press Briefing di Jakarta, Senin (18/4/2022).

 BACA JUGA: Kemenparekraf Dukung Pembangunan Potensi Parekraf di Papua Barat

Selain itu, terdapat pula permintaan dari Sragen di Jawa Tengah untuk menghadirkan poltekpar mengingat jarak ke poltekpar yang ada di Bali maupun di Bandung, Jawa Barat, terlalu jauh bagi para calon pelajar.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa permintaan datang juga dari Jawa Timur untuk membangun poltekpar seiring penetapan Bromo Tengger Semeru sebagai destinasi strategis.

“Jadi ini ada dua lokasi yang sedang kita jajaki. Mudah-mudahan ini bisa segera tereksekusi, tentunya butuh kerjasama dari semua pihak terutama dari pemerintah daerah,” ungkap Menparekraf.

Rencana pembukaan poltekpar di beberapa daerah tersebut menimbang banyaknya calon mahasiswa berminat sekolah di enam poltekpar yang ada di Indonesia.

Keenam poltekpar terdiri dari Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Makassar, Poltekpar Medan, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

 BACA JUGA: 48 Juta Pemudik Akan Berwisata, Sandiaga Minta Pelaku Parekraf Tak Naikkan Harga Sepihak

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani menyampaikan sebanyak 9.851 orang memiliki minat untuk mendaftarkan diri ke poltekpar.

Namun, mereka yang sudah membayar registrasi baru mencapai 3.085 orang atau 40 persen dari target sebanyak 7.704 pendaftar.

"Masih ada waktu sampai dengan tanggal 27 Mei 2022 untuk mengembalikan kembali formulir (bagi para peminat) dan membayar registrasinya,” kata Giri.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini