Share

Unik! Kafe Ini Hanya Layani Penulis Dikejar Deadline, Bertarif Rp16.000 per Setengah Jam

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 21 April 2022 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 301 2581919 unik-kafe-ini-hanya-layani-penulis-dikejar-deadline-bertarif-rp16-000-per-setengah-jam-cQ6WMfFVdn.JPG Kafe unik di Jepang (Foto: Twitter/@TakuyaKawai)

BANYAK sekali kafe bertema unik yang ditemukan di dunia. Namun, kali ini sebuah kafe di Jepang menyajikan konsep sangat unik beda dari yang lain. Adalah Manuscript Writing Café yang berlokasi di Koenji, Tokyo.

Melansir laman Oddity Central, kafe tersebut rupanya hanya melayani penulis yang sedang dikejar deadline.

Manuscript Writing Café tersebut memang ditujukan bagi para penulis yang bekerja di tengah tenggat waktu yang ketat. Di kafe ini, para penulis bisa mendapat motivasi dan bantuan yang diperlukan untuk memastikan diri mereka bisa memenuhi target deadline tersebut.

“Manuscript Writing Cafe hanya melayani orang yang punya deadline pekerjaan menulis. Ini demi menjaga tingkat fokus dan suasana tegang di kafe! Terima kasih atas pengertian Anda,” bunyi cuitan sang pemilik kafe, Takuya Kawai.

Kafe ini sendiri diketahui baru saja buka beberapa hari yang lalu tersebut memasang tarif kepada pelanggan berdasarkan waktu yang digunakan, sekitar 150 yen atau sekira Rp16.786 untuk per 30 menit atau setengah jam saja.

Di sini para penulis yang dikejar deadline bisa menikmati fasilitas seperti port USB, dudukan komputer, dan Wi-Fi gratis. Penulis boleh membawa makanan dan minuman mereka sendiri, karena di kafe hanya tersedia air dan kopi saja.

Kafe ini sebetulnya adalah studio rekaman dan penyiaran, Koenji Sankakuchitai. Oleh karenanya, kafe buka saat studio sedang tak beroperasi. Sang pemilik, Takuya Kawai akan selalu mengumumkan kapan tanggal buka kafe untuk sesi berikutnya. Contohnya di bulan ini, Manuscript Writing Cafe akan dibuka pada tanggal 20 April mendatang.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Saat memasuki kafe, di meja resepsionis pengunjung harus menuliskan berapa banyak kata yang ditargerkan untuk bisa ditulis untuk ditulis dan jam berapa rencana untuk menyelesaikannya.

Lalu setiap jam, seorang anggota staf akan datang untuk memeriksa progres pekerjaan para penulis dan menerapkan tingkat tekanan yang telah ditentukan.

Uniknya, di kafe ini para penulis tidak diizinkan untuk mengakhiri sesi menulisnya sampai target yang ditetapkan tercapai atau sampai kafe ditutup untuk hari itu. Konon, aturan ini bertujuan mencegah pelanggan menuliskan target ambisius yang tidak bisa dicapainya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini