Share

Asyik! Warga Lumajang Kini Punya Jembatan Gantung, Begini Penampakannya

Antara, Jurnalis · Minggu 24 April 2022 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 406 2583955 asyik-warga-lumajang-kini-punya-jembatan-gantung-begini-penampakannya-dffYnWc2PK.JPG Jembatan gantung di Lumajang, Jawa Timur (Foto: Diskominfo Lumajang)

JEMBATAN gantung Gladak Perak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dibuka secara resmi untuk masyarakat sebagai salah satu akses jalur mudik Lebaran 2022 khususnya kendaraan roda dua.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati meresmikan pembukaan jembatan gantung Gladak Perak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro pada Sabtu sebagai akses mobilitas masyarakat yang ditandai dengan Bupati dan Wabup Lumajang melintas di jembatan tersebut.

"Saya akan memulai melintasi jembatan gantung yang sudah selesai dibangun. Itu pembangunan jembatan yang bisa dipercepat untuk akses masyarakat," kata Bupati Thorig.

Pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu menambahkan, jembatan gantung tersebut hanya digunakan untuk kendaraan roda dua, roda tiga dan akses kendaraan darurat seperti mobil ambulans, sehingga akses masyarakat di dua kecamatan yakni Candipuro dan Pronojiwo dapat kembali normal.

Jembatan gantung yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu hanya menjadi jembatan darurat, artinya hanya digunakan sementara sebelum jembatan permanen kembali dibangun.

Sementara Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati berujar bahwa jembatan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan sarana mobilitas warga terutama di Candipuro dan Pronojiwo.

"Jembatan itu salah satu ikhtiar kami untuk memberikan percepatan dan kemudaan akses untuk menuju kecamatan tetangga, akses ekonomi dan akses sosial," katanya.

Wabup yang biasa disapa Bunda Indah berpesan agar masyarakat yang melintasi jembatan gantung tersebut tidak berfoto-foto apalagi berswafoto di tengah jembatan karena berbahaya dan dapat mengganggu akses pengguna jembatan.

Pembangunan jembatan gantung yang berada di atas Sungai Besuk Sat di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro tersebut dilakukan untuk merespons setelah putusnya jembatan utama akibat diterjang awan panas guguran Gunung Semeru pada 4 Desember 2021.

Untuk itu kemudian dibangun jembatan gantung Gladak Perak yang bersebelahan dengan jembatan Gladak Perak yang roboh. Jembatan gantung itu memiliki panjang kurang lebih 120 meter dan lebar hampir 2 meter, dengan kekuatan beban maksimal 5 ton, sehingga hanya kendaraan roda dua dan tiga yang bisa melintas.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini