Share

Sandiaga Uno Dorong Biro Perjalanan Perkuat Promosi Desa Wisata

Antara, Jurnalis · Minggu 24 April 2022 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 406 2583994 sandiaga-uno-dorong-biro-perjalanan-perkuat-promosi-desa-wisata-Zfcsl84tX6.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong kolaborasi semua pihak termasuk biro perjalanan untuk mendukung pengembangan desa wisata dan menunjukkan potensi desa wisata kepada wisatawan.

Saat menghadiri kegiatan bertajuk 'Misi Penjualan Destinasi Prioritas Pariwisata Nusantara' di Denpasar, Bali, Sandiaga mengapresiasi kegiatan itu karena turut memasukkan desa wisata sebagai salah satu produk unggulan.

"Ini satu kegiatan yang dikemas secara apik. Blended activity melalui satu rangkaian kegiatan mulai dari famtrip, bimbingan teknis, dan langsung dilanjutkan penjualan. Berangkat dari event yang sama di Yogyakarta pada bulan lalu, sudah langsung terjual paket desa wisata yang dipasarkan kepada wisatawan dan ini efektif," tuturnya.

Dalam kegiatan misi penjualan itu, terdapat 10 desa wisata yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata 2021 yang dipertemukan dengan 50 biro perjalanan wisata mulai dari ASITA, INTOA dan ASTINDO.

Infografis Desa Wisata

10 desa wisata itu diwakili oleh delapan pengelola desa wisata dari Provinsi Bali, di antaranya Desa Wisata Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem.

Desa Wisata Ekasari, Kabupaten Jembrana, Desa Wisata Pemuteran, Desa Wisata Penglipuran, Desa Wisata Cau Belayu, Desa Wisata Mekarsari, Desa Wisata Aan.

Kemudian dua perwakilan pengelola desa wisata lain dari wilayah Jawa Timur yaitu Desa Wisata Taman Sari dan Desa Wisata Pujon Kidul.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat strategis diadakan karena beberapa waktu ke depan akan memasuki musim liburan dan akan ada perhelatan KTT G20.

"Kita harapkan langsung gol penjualannya kali ini. Harapannya, desa wisata ini menjadi pilihan utama pada side trip dan field trip dari event-event internasional yang akan ada di Bali," katanya.

Sesuai RPJMN 2020-2024, Kemenparekraf menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi sebagai desa wisata mandiri hingga 2024. Dari target tersebut, sebanyak 150 desa wisata berada di lima Destinasi Super Prioritas dan akan diperluas.

"Untuk itu, kolaborasi pentahelix diperlukan antar Kementerian/Lembaga terkait, pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, asosiasi, serta media. Saya meyakini desa yang akan membangun Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Deputi Pemasaran Kemenparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani menambahkan, pengembangan pemasaran desa wisata tentunya membutuhkan kolaborasi dari semua stakeholder.

Menparekraf Sandiaga Uno

(Foto: ANTARA/Naufal Fikri Yusuf)

Hal itu dilakukan untuk dapat mewujudkan cita-cita bersama yang sesuai dengan tema Presidensi G20 yaitu 'Recover Together, Recover Stronger' dan mengutip pernyataan Menparekraf yaitu 'Recover Better'.

"Dari pelaksanaan kegiatan ini, kami berharap desa wisata dapat memperkaya pengalaman promosi dan networking dengan para travel agent dalam memasarkan desa wisata. Dan di lain sisi, travel agent mendapatkan opsi-opsi baru destinasi di Jawa Timur dan Bali untuk dapat dijual ke calon wisatawan," kata Ni Wayan Giri Adnyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini