Share

Pahami Sebelum Berkunjung, Ini 7 Sisi Gelap Negara Thailand Belum Banyak Orang Tahu

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Minggu 24 April 2022 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 408 2583933 pahami-sebelum-berkunjung-ini-7-sisi-gelap-negara-thailand-belum-banyak-orang-tahu-ELwS0MPYNu.JPG Kehidupan malam di Thailand (Foto: Instagram/@love.lilla)

7 SISI gelap Negara Thailand yang belum banyak orang tahu. Thailand adalah negara di Asia Tenggara yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai dunia.

Bahkan, setiap tahun ada sekitar 15 juta wisatawan yang datang dan menikmati eksotisme Thailand yang konon tak ada habisnya.

Meski begitu, di balik gemerlapnya, ternyata negara gajah putih ini memiliki banyak celah gelap yang patut diwaspadai oleh semua orang. Sisi gelap ini tak hanya membuat wisatawan kehabisan banyak uang, namun juga bisa kehilangan nyawanya.

Lantas, apa saja sisi gelap dari Thailand yang perlu diketahui sebelum berkunjung? Untuk mengetahui lebih jelas, simak ulasan berikut ini.

1. Kerap terjadi kekerasan oleh warga lokal

Anda mungkin mengenal Thailand sebagai negara yang sangat ramah. Banyak orang sana yang terbuka dengan orang baru.

Namun tahukah, jika tak semua orang di tempat wisata Thailand sangat senang dengan pengunjung. Bahkan mereka kerap melakukan pemukulan atau tindak kekerasan lainnya.

Jika anda ingin belanja atau pergi ke tempat yang ramai, usahakan menggunakan jasa pemandu lokal. Pasalnya, mereka bisa bernegosiasi dengan warga lokal yang terkadang menyebalkan.

2. Membeludaknya industri barang-barang dewasa

Thailand mirip sekali dengan Jepang. Bahkan bisa dibilang Jepang-nya Asia Tenggara adalah Thailand. Negara ini memiliki industri benda-benda dewasa seperti film, dan majalah layaknya Jepang.

Negara ASEAN penghasil wanita cantik

Bahkan barang tersebut dijual bebas dan legal. Kamu bisa menemukan tumpukan video-video dewasa dijual di jalanan dengan harga yang termasuk murah.

Tak berhenti di sana, beberapa majalah lokal juga menerapkan hal yang sama. Model-model itu difoto tanpa busana lalu video behind the scene-nya dijual sebagai bonus.

3. Narkoba dijual bebas

Tak hanya Indonesia saja yang mengalami darurat narkoba, Thailand pun mengalaminya juga. Obat terlarang akan sangat mudah ditemui, bahkan ada yang menjualnya secara terang-terangan.

Tempat wisata yang menjamur dan dunia malam yang tak ada kata padamnya membuat praktik melanggar hukum ini justru terus terjadi tanpa bisa dihentikan lagi.

Di beberapa tempat malah orang lokal bekerja sama dengan polisi setempat. Komisi akan diberikan pada polisi agar transaksi jual beli barang haram ini tak dipidanakan.

Turis-turis dari barat banyak yang terkena perangkap dalam lingkar obat terlarang. Dampaknya mereka kehabisan uang dan nyaris tak bisa pulang.

4. Marak pembunuhan bermotif uang

Tempat wisata yang ramai akan turis merupakan gudangnya uang. Turis-turis yang datang untuk berwisata bisa jadi termasuk orang kaya raya yang memiliki banyak uang.

Hal ini kerap dilakukan oleh beberapa orang untuk melakukan pencurian atau bahkan pembunuhan. Seperti layaknya Jepang yang memiliki Yakuza, Thailand juga memiliki kelompok mafia yang sangat kejam.

Meski dikenal sebagai negara paling sering didatangi oleh turis, Thailand termasuk negara paling berbahaya di dunia. Terutama saat ada konflik warga dengan pemerintah.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

5. Marak pemerasan terhadap wisatawan

Sama halnya di Bali, di Thailand kamu bisa menyewa motor. Namun sebelum melakukannya harus berhati-hati, jangan sampai mau diperas untuk membayar dengan mahal.

Gunakan jasa guide agar bisa berkomunikasi dengan baik. Selain motor, kamu juga harus berhati-hati terhadap pemerasan di penginapan.

6. Tempat hiburan malam

Wisata di Thailand mungkin seperti Bali yang tidak ada matinya. Dari pagi hingga pagi lagi selalu saja ada hal yang bisa dinikmati.

Seperti bar-bar di Thailand yang ternyata tak hanya menyajikan minuman beralkohol atau musik-musik untuk berjoget. Di sana juga terdapat pertunjukan dewasa secara langsung di depan mata penonton.

Biasanya bar semacam ini terletak di daerah wisata yang ramai pengunjung. Di sini, bar pun beraneka ragam. Mulai dari bar umum, hingga bar yang khusus untuk pria, wanita, pria suka pria, dan terakhir wanita suka wanita. Jadi selalu hati-hati dan jangan lupa bertanya.

7. Menjamurnya prostitusi

Banyak orang menyebut jika tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara adalah Gang Dolly yang berada di Surabaya, Indonesia yang telah ditutup. Namun jika ke Thailand, praktik seperti ini jauh lebih banyak.

Bahkan hampir di tempat wisata banyak wanita dan pria tuna susila yang menjajakan tubuh kepada para pelanggannya secara terang-terangan. Hal mengerikan ini membuat Thailand juga dikenal sebagai surga wisata prostitusi dunia.

Mulai dari pria, wanita, hingga ladyboy tersedia lengkap bagi yang membutuhkan. Sudah banyak sekali film dokumenter yang mengisahkan wisata orang dewasa di negeri gajah putih ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini