Share

Cerita Pilot Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Padatnya Jam Terbang

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 27 April 2022 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 26 406 2585531 cerita-pilot-muslim-jalani-puasa-ramadan-di-tengah-padatnya-jam-terbang-bcrtNShcEN.JPG Ameen Ali, pilot asal Dubai, Uni Emirat Arab (Khaleej Times)

SEORANG pilot yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Ameen Ali menceritakan pengalamannya menjalani Ramadan. Sebagai Muslim, Ali punya kewajiban juga berpuasa. Tapi, ia menyadari ada tantangan berpuasa di tengah bekerja sebagai penerbang.

“Saat pertama kali terbang, beberapa bulan lalu, saya pernah mencoba puasa. Tetapi saya segera menyadari bahwa itu cukup menantang, dan saya tidak bisa memberikan 100 persen untuk pekerjaan itu. Jadi, saya akhirnya berbuka puasa,” kata Ali sebagaimana dilansir dari Khaleej Times, Rabu (27/4/2022).

 BACA JUGA: Terungkap! Ini Berbagai Masalah Keselamatan Penerbangan yang Sering Dihadapi Pilot

Sebagai seorang pilot yang bertanggung jawab atas kehidupan ratusan nyawa, orang-orang seperti Ali tidak dapat mengurangi konsentrasi mereka bahkan sedikit pun.

“Selama Ramadan, saya mendapatkan daftar itu sebulan sebelumnya. Saya hanya berpuasa pada hari-hari saya tidak bekerja. Kemudian saya mengganti puasa yang saya lewatkan selama hari-hari libur saya sepanjang tahun. Dan biasanya, saya mencoba mengambil cuti 10 hari terakhir dalam sebulan. Namun, tahun ini, itu tidak mungkin,” ujarnya.

 BACA JUGA: Momen Haru Pilot Pensiun Usai 42 Tahun Terbang, Pamit Berurai Air Mata Sampai Tangan Gemetar

Ali menjelaskan bagaimana pilot memberi tahu penumpang tentang waktu puasa mereka.

“Kami memiliki aplikasi yang memungkinkan kami memasukkan koordinat yang tepat,” katanya.

“Setelah kami memasukkannya, aplikasi akan memberi kami waktu untuk semua shalat lima waktu. Dengan ini, kami dapat memberi tahu penumpang kami tentang waktu buka puasa atau sahur mereka jika mereka berpuasa. Saya senang bahwa meskipun saya tidak berpuasa, saya dapat membantu mereka yang berpuasa.”

Lahir dan besar di UEA, Ali mengatakan Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa baginya. “Saya senang bisa menghabiskan waktu bersama keluarga saya,” katanya.

“Saya senang bisa berbuka puasa dan sahur bersama mereka. Itu adalah hal-hal kecil yang memberi saya banyak kebahagiaan. Dan saya pikir Ramadhan adalah yang terbaik di UEA. Saya selalu menghabiskan Ramadhan saya di sini dan saya menyukai perasaan damai yang melampaui kota ini selama bulan itu. Doa malam, langkah lambat, itu semua adalah sesuatu yang saya suka rendam.”

Ilustrasi

Setelah menjadi pilot selama lebih dari 12 tahun, Ali baru-baru ini mendirikan garasi sendiri. "Mobil selalu menjadi cinta pertama saya," katanya. “Dengan pesawat dan sekarang mobil saya, saya merasa hidup saya dikelilingi oleh mesin dan saya tidak bisa lebih bahagia.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini