Share

Asyiknya Jelajahi Wisata Semarang-Solo, Berikut Pilihan Destinasinya

Agustina Wulandari , Jurnalis · Rabu 27 April 2022 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 27 25 2586076 asyiknya-jelajahi-wisata-semarang-solo-berikut-pilihan-destinasinya-48s1m4xJsR.jpg Kota Lama menjadi spot untuk Anda yang hobi fotografi. (Foto: Wonderful.image/Azhari Setiawan)

Menyusuri Jalur Pantai Utara Jawa atau Jalur Pantura saat mudik kini makin mudah berkat dibangunnya tol baru. Tol baru ini membuat perjalanan lebih lancar, selain berkurangnya hambatan, durasi yang ditempuh juga semakin singkat. Meskipun demikian, Anda pun masih bisa singgah berwisata sejenak ketika keluar dari tol. Menyambangi Kota Semarang-Solo, misalnya.

Semarang-Solo selama ini lebih sering berperan sebagai salah satu pusat bisnis Jawa Tengah. Semarang sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini memiliki segudang destinasi menarik. Contohnya, Kota Lama di Semarang.

Bangunan-bangunan kuno di Kota Lama peninggalan era kolonial Belanda menjadi objek menarik bagi penggemar fotografi. Bagi Anda yang menyukai sejarah, Kota Lama tentu mengundang rasa penasaran untuk menjelajahi detailnya.

Selain Kota Lama, ada destinasi lain yang perlu Anda kunjungi, Ingin lebih banyak referensi saat liburan di Semarang-Solo? Follow akun Instagram @pesona.indonesia. Di sana Anda akan mendapatkan banyak informasi seputar destinasi wisata dan ekonomi kreatif yang ada #DiIndonesiaAja, selain itu ingin mendapatkan hadiah merchandise dan uang jutaan rupiah?

Yuk, Ikutan Pesona Punya Kuis (PUKIS) yang diadakan setiap bulannya oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ketika road trip saat mudik dan tiba di Semarang, destinasi apa saja yang bisa dikunjungi bersama keluarga. Berikut ini pilihan rekomendasinya.

1. Kelenteng Sam Po Kong

 

Berkunjung ke Semarang kurang afdol kalau tidak mampir ke Kelenteng Sam Po Kong yang sarat nilai sejarah. Tempat ini merupakan persinggahan Laksamana Cheng Ho, seorang perwira dari China yang beragama Islam. Datanglah sore hari supaya tidak terlalu terik. (Foto: Barry Kusuma)

Ini adalah destinasi “wajib” ketika singgah di Semarang. Sebuah bangunan bergaya China yang berumur ratusan tahun tetapi masih terawat dengan baik ini menyimpan kisah sejarah tersendiri. Sam Po Kong merupakan persinggahan Laksamana Cheng Ho, seorang perwira dari China yang beragama Islam.

Jika Anda tidak kuat menahan terik cuaca Semarang pada siang hari, sebaiknya kunjungilah Sam Po Kong pada sore hari. Suasana yang lebih teduh dengan latar foto matahari sore akan semakin menyempurnakan hasil jepretan kamera Anda di tiap sudut Sam Po Kong.

2. Pagoda Avalokitesvara

(Foto : Instagram @agoezt_2212)

Selain Sam Po Kong, bagi Anda yang menyukai wisata religi Anda bisa mengunjungi Pagoda Avalokitesvara. Pagoda Avalokitesvara merupakan tempat ibadah umat Buddha, letaknya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Semarang.

Memiliki tujuh tingkat dan ketinggian mencapai 45 meter, pagoda ini merupakan yang tertinggi di Indonesia. Di sini Anda bisa melakukan ritual Tjiam Shi, sebuah ritual untuk mengetahui ramalan nasib manusia.

Anda dapat melakukannya dengan menggoyangkan bambu-bambu yang diberi tanda hingga salah satunya terjatuh dan petugas akan membacakan ramalan nasib Anda. Dalam pagoda ini Anda bisa menemukan Patung Dewi Kwan Im di tiap lantai yang menghadap ke timur, selatan, barat, dan utara.

3. Saloka Theme Park

(Foto : Instagram @salokapark)

Jika Anda mengajak anak-anak, luangkan waktu mengunjungi Saloka Theme Park. Bisa dibilang, Saloka Theme Park ini adalah salah satu taman rekreasi untuk keluarga terbesar yang terletak di Desa Lopait, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Saloka Theme Park memiliki luas sekitar 18 hektare dengan sekitar 25 wahana bermain yang terbagi menjadi sejumlah area. Pembagiannya antara lain Zona Segara Prada, Zona Pesisir, Zona Ararya, Zona Belantara, dan Zona Kamayayi. Namun, pastikan untuk memilih wahana bermain yang sesuai dengan usia anak Anda.

4. Dusun Semilir

(Foto : Instagram @dusunsemilir)

Dusun Semilir terletak di Bawen, Kabupaten Semarang. Meskipun namanya menggunakan embel-embel “dusun”, sebenarnya Dusun Semilir merupakan taman rekreasi dan wisata yang atraktif. Di Dusun Semilir, Anda akan menemukan bangunan utama yang serupa stupa Borobudur tetapi bergaya modern.

Selain itu, ada perosotan raksasa berwarna pelangi yang bisa dicoba orang dewasa. Ada pula kolam dan sungai buatan yang apik, serta miniatur bangunan dari berbagai belahan dunia yang sangat cocok dijadikan latar foto.

5. Kampung Jawi

Merasakan sensasi kuliner tradisional (Foto : Instagram @angkringan_kampungjawi)

Nuansa Jawa tradisional kental terasa ketika menginjakkan kaki di Kampung Jawi. Destinasi wisata mengusung tema tradisi Jawa yang letaknya di Sukorejo, Kota Semarang. Anda akan menemukan sejumlah bangunan yang terbuat dari kayu dan bambu di Kampung Jawi.

Di dalamnya, beragam pilihan kuliner khas Jawa tersaji. Sebutlah di antaranya, sate kere atau sate tempe gembus, goreng-gorengan khas Jawa, aneka sayuran tumis, dan nasi kucing. Dengan penerangan obor saat malam hari, suasana mengunjungi Kampung Jawi terasa lebih berkesan.

Dari Semarang, perjalanan road trip saat mudik bisa berlanjut ke Solo. Dengan dibukanya tol Semarang-Solo, perjalanan kedua kota ini semakin cepat. Jika lancar, kedua kota ini bisa memakan waktu tempuh sekitar 2 jam. Jadi, setelah mengunjungi Semarang, mari kita lihat wisata yang ditawarkan di Solo.

6. Keraton Solo

(Foto : Wonderful.image/Azhari Setiawan)

Mirip seperti Yogyakarta, Solo juga mempunyai istana kerajaan atau keraton. Di Solo, Anda bisa menemukan Keraton Surakarta Hadiningrat atau banyak yang menyebut Keraton Surakarta. Lokasinya berada di pusat kota Solo dan bisa menjadi lokasi wisata menarik bagi Anda yang ingin mengetahui seputar budaya Jawa-Solo.

Area Keraton Surakarta sebenarnya cukup luas karena meliputi Alun-Alun Lor dan Alun-Alun Kidul. Selain itu, masih terdapat area Siti Hinggil Lor dan Siti Hinggil Kidul, Sri Manganti Lor dan Sri Manganti Kidul, Kedaton, dan sejumlah area lainnya.

7. Pasar Gede

Pasar gede terhiasi lampion sesuai tema (Foto : Instagram @nenisafitri_)

Lokasi pasar bersejarah ini cukup strategis karena berdekatan dengan Keraton Surakarta sehingga tidak sulit menemukannya. Pasar Gede ini memiliki bangunan yang merupakan perpaduan gaya arsitektur Belanda dengan sentuhan Jawa.

Inilah yang membuat Pasar Gede tampak megah dari kejauhan. Di Pasar Gede, selain terdapat barang kebutuhan sehari-hari, Anda bisa berbelanja oleh-oleh. Misalnya, camilan khas Solo dan kain-kain batik Solo.

Tak lengkap jika tidak menikmati kelezatan kuliner di Semarang (Foto : Wonderful.image/Azhari Setiawan)

Mengunjungi kedua kota di Jawa Tengah ini tak lengkap jika tidak berwisata kuliner. Jika ke Semarang, sejumlah makanan khas yang wajib dicoba antara lain tahu gimbal, Nasi Goreng Babat Pak Karmin, Bakmi Jowo Pak Gareng, soto ayam khas semarang, Es Puter Cong Lik, Kepala Manyung Bu Fat dan lumpia khas Semarang. Sementara itu, saat mengunjungi Solo, luangkan waktu untuk mencicipi selat Solo, nasi liwet, gudeg ceker, sate dan tengkleng kambing, serta serabi khas Solo.

Selain Semarang dan Solo, sebenarnya masih ada sejumlah kota lain yang menarik dikunjungi di jalur mudik misalnya Tegal, Pekalongan, Pemalang, Batang, Kendal, dan Cirebon. Anda bisa berwisata kuliner atau #BeliKreatifLokal yang unik seperti batik, atau kerajinan tangan khas masyarakat setempat.Tak hanya itu, desa wisata #DiIndonesiaAja bisa menjadi alternatif pilihan untuk Anda kunjungi, hampir sebagian daerah memiliki atraksi wisata yang unik dan menarik.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam siaran pers (25/04/2022) menyampaikan “Desa wisata menjadi potensi yang menarik, jika dikemas dengan asyik Insya Allah ini akan menjadi destinasi wisata yang unik, berarti harus ada homestay yang nyaman, harus ada atraksi yang baik, dan tentunya kesiapan CHSE dan protokol kesehatan. Hal ini sejalan dengan program kita Anugerah Desa Wisata Indonesia.”

Dalam mendukung terlaksananya mudik aman dan sehat, Kemenparekraf tengah menyiapkan 15 titik posko mudik mulai dari Lampung hingga Jawa Timur, yang diharapkan dapat menjadi tempat relax corner atau tempat peristirahatan para pemudik sebelum melanjutkan perjalanannya.

Dalam posko mudik tersebut, rencananya Kemenparekraf akan membagikan 1.200 voucher bagi pelaku mudik, sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan kepada mereka karena turut berperan dalam mendorong kebangkitan ekonomi.

Mudik Lebaran menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah melalui destinasi pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif. Diproyeksi perputaran ekonomi akan mencapai lebih dari Rp72 triliun. Para pemudik yang sekaligus menjadi wisatawan akan membelanjakan uangnya untuk kebutuhan rekreasi, akomodasi, konsumsi, maupun membeli oleh-oleh yang langsung berhubungan dengan para pelaku UMKM di daerah.

Tidak lupa, selama melakukan perjalanan mudik Anda diharapkan untuk mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan saat Anda mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah agar silaturahmi Anda bersama keluarga aman, nyaman dan sehat. (WLD/VAL)

CM

(Wul)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini