Share

Sandiaga Uno Imbau Pemudik Pakai Moda Transportasi Berizin Resmi Biar Aman

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 29 April 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 28 406 2586451 sandiaga-uno-imbau-pemudik-pakai-moda-transportasi-berizin-resmi-biar-aman-uNnSwTB6mH.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengajak masyarakat yang hendak pulang kampung atau mudik dapat menggunakan moda transportasi yang berizin resmi. Hal itu diharapkan agar nantinya libur lebaran dan mudik 2022 tetap aman dan sehat.

Sandiaga menjelaskan, libur lebaran dan mudik 2022 menjadi momentum yang kuat dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi. Untuk itu perlu moda transportasi atau kendaraan yang digunakan juga harus aman mengantar pemudik sampai ke tempat tujuan. 

"Jika ada sesuatu hal yang negatif terkait pariwisata pasti kebanyakan mengenai bus pariwisata yang mengalami kecelakaan. Itu menjadi tanggung jawab moril kami," katanya dalam keterangan resminya.

Oleh karena itu, 70 persen bus-bus pariwisata tersebut menggunakan logo 'Wonderful Indonesia'. Untuk itu, pihaknya akan menyosialisasikan SPIONAM ini lebih masif dan kami mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi.

Ia menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan portal SPIONAM (Sistem Sistem Informasi Perizinan Portal Angkutan dan Multimoda) yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

SPIONAM tersebut untuk mencegah maraknya angkutan ilegal (tidak berizin) yang beroperasi di jalanan. Sehingga masyarakat dapat mengetahui dan memilah angkutan pariwisata yang aman dan nyaman karena sudah memiliki izin resmi.

"Momentum mudik lebaran 2022 dipilih sebagai waktu yang tepat untuk mengenalkan SPIONAM kepada masyarakat dan juga pelaku industri khususnya di bidang angkutan transportasi wisata," katanya.

Menurut dia, perlu adanya kerja sama yang baik dengan seluruh sektor agar momentum mudik Lebaran 2022 ini dapat dimanfaatkan dengan baik, namun tetap dalam kerangka "Mudik Aman dan Sehat" mengingat situasi pandemi yang belum usai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini