Share

Biasa Saja Hadapi Libur Lebaran, Borobudur Tak Targetkan Jumlah Pengunjung

Antara, Jurnalis · Jum'at 29 April 2022 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 28 406 2586500 biasa-saja-hadapi-libur-lebaran-borobudur-tak-targetkan-jumlah-pengunjung-nhmJW4Jne3.JPG Candi Borobudur (Foto: Civitatis)

PENGELOLA Taman Wisata Candi Borobudur di Jawa Tengah tidak menargetkan jumlah pengunjung selama libur Lebaran 2022. Hal itu disampaikan langsung General Manajer Taman Wisata Candi Borobudur, Aryono Hendro Malyanto.

"Meskipun diperkirakan pengunjung akan meningkat pada libur Lebaran tahun ini karena ada kelonggaran bagi masyarakat untuk melakukan tradisi mudik, kami tidak menargetkan jumlah pengunjung," kata Aryono.

Dijelaskannya, pihak manajemen memang tidak menargetkan jumlah pengunjung, namun targetnya adalah pengunjung mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Kami harapkan peningkatan kunjungan libur Lebaran yang kemungkinan lebih tinggi dibanding tahun 2021 atau 2022, tidak menimbulkan klaster baru atau pertumbuhan Covid-19 yang ada," katanya.

Infografis Borobudur

Oleh karena itu, pihaknya meminta pengunjung harus mempunyai persiapan jika akan bepergian ke destinasi super prioritas seperti Borobudur, pertama kondisi badan harus sehat, kedua sudah vaksinasi Covid-19 dosis I atau dosis II, dan lebih bagus sudah menerima vaksinasi penguat (booster).

Selain itu, pengunjung harus mempunyai aplikasi PeduliLindungi, tetapi kalau sudah vaksinasi tetapi tidak mempunyai aplikasi karena mungkin tidak mempunyai perangkat yang memadai maka akan disiapkan form yang ada, sertifikat vaksin.

"Kalau terpaksa hanya bawa kartu vaksin tidak masalah, kami tetap melayani sebagai bukti bahwa mereka sudah vaksinasi, karena kami juga menyadari bahwa tidak semua orang yang berkunjung ke sini itu mempunyai perangkat yang memadai untuk mengakses PeduliLindungi," katanya.

Terkait atraksi tambahan pada libur Lebaran, Aryono menyampaikan tidak menyiapkan atraksi yang sifatnya mengumpulkan massa, seperti jatilan, topeng ireng, dan pentas seni lainnya.

"Mengingat kondisi Covid-19 belum hilang, kami mengurangi atraksi yang sifatnya mengumpulkan massa," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini