Share

Uniknya Rakik-Rakik, Tradisi Menyemarakkan Idul Fitri di Sumbar

Antara, Jurnalis · Senin 02 Mei 2022 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 02 406 2588452 uniknya-rakik-rakik-tradisi-menyemarakkan-idul-fitri-di-sumbar-FLuFZ8MsBp.jpg Rakik-Rakik berlayar di Danau Maninjau, Agam, Sumatera Barat (Antara)

PARA pemuda dari masing-masing kejorongan di Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau Lebaran 2022 dengan tradisi rakik-rakik yang terbuat dari bambu dan dipasang lampu untuk memeriahkan malam takbiran pada Minggu (1/5/2022) malam.

Ketua Pemuda Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Romi Pasla di Lubukbasung, Senin mengatakan tradisi rakik-rakik dilaksanakan para pemuda yang merupakan utusan dari empat jorong di nagari itu.

 BACA JUGA: Tradisi Tawur di Indramayu, Sudah Ada Sejak Dahulu Kala

"Hanya empat unit rakik-rakik yang baru selesai dan satu lagi dalam proses pembuatan," katanya.

Ia mengatakan, tradisi rakik-rakik malam Idul Fitri sebagai tradisi warisan masyarakat salingka Danau Maninjau.

 

Rakik-rakik itu dihiasi dengan berbagai dekorasi dan diberi lampu, sehingga menjadi menarik dilihat.

Ini menjadi kebiasaan masyarakat, pemuda dan perantau yang pulang kampung.

 BACA JUGA: Keseruan Tradisi Lebaran di 5 Negara, Perayaan Kesenian hingga Pasang Lampu Tradisional

"Kebahagiaan kami adalah di saat perantau pulang, bisa menikmati keindahan karya seni rakik-rakik ini dan membuat mereka senang dan bahagia. Kerinduan kampung halaman terobati dengan tradisi rakik-rakik ini. Kesan ini jelas akan selalu menjadi obat rindu dan memberi kesan terindah saat hendak kembali ke rantau," katanya.

Sementara Pegiat Wisata Danau Maninjau Rudi Yudistira menambahkan pada tahun ini ada dua nagari atau desa adat yang mengadakan tradisi rakik-rakik itu.

"Selain empat rakik-rakik di Nagari Maninjau, juga ada tiga rakik-rakik dari Nagari Tanjung Sani dan acara puncak pada Senin (2 Mei) malam," katanya.

 Ilustrasi

Ia mengakui, tradisi ini bisa menarik kunjungan wisata ke daerah itu dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Untuk itu, tradisi tersebut perlu dikemas sebaik mungkin ke depannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini