Share

Bukan Hanya Indonesia, Ini 5 Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Berbagai Negara

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 02 408 2588633 bukan-hanya-indonesia-ini-5-tradisi-unik-perayaan-idul-fitri-di-berbagai-negara-J3x6ySObNI.JPG Maamoul, kue kering yang wajib ada saat Idul Fitri bagi warga Palestina (Foto: Instagram/@yumyummaamoul)

USAI berakhirnya bulan Ramadan, tibalah hari kemenangan Idul Fitri yang dirayakan penuh sukacita oleh umat Islam di seluruh dunia. Hari yang istimewa ini pun dihiasi dengan sesuatu yang tak biasa, spesial, atau bahkan tergolong unik di setiap negara.

Di Indonesia sendiri Idul Fitri atau yang disebut Lebaran ini sangat identik dengan berbagai tradisi khas, mulai dari mudik, sajian ketupat dan opor ayam, acara malam takbiran yang meriah, hingga silaturahmi saat hari raya.

Tak hanya di Indonesia, tradisi Lebaran juga dirayakan meriah dengan cara yang berbeda di berbagai negara. Seperti apa? Berikut telah MNC Portal rangkum lima tradisi unik perayaan Idul Fitri di berbagai negara.

Membuat kue maamoul, Palestina

Saat pekan terakhir Ramadan, biasanya dari rumah warga Palestina di Jalur Gaza sudah mengeluarkan semerbak bau maamoul dan kue-kue yang mengepul. Maamoul merupakan makanan penting yang kerap dihidangkan saat hari raya Idul Fitri di Palestina.

Maamoul diisi dengan kurma atau kenari, pistachio dan kacang-kacangan, dan lapisan luarnya ditaburi gula putih yang dihancurkan. Makanan manis khas negeri para Nabi ini merupakan salah satu hidangan utama yang disiapkan untuk perayaan Idul Fitri.

Mengunjungi makam leluhur, China

Di negara China, mayoritas penduduknya memang beragama non-muslim. Namun, tradisi lebaran tetap dilaksanakan umat muslim yang hidup di sana. Perayaan Idul Fitri di China yaitu dengan berkunjung ke makam para leluhurnya untuk memberikan doa.

Tradisi ini dilakukan untuk menghormati ratusan ribu umat muslim yang tewas selama Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan. Sama dengan negara yang lainnya, setelah melaksanakan salat Idul Fitri, mereka berkumpul untuk bersilaturahmi dan makan-makan bersama.

Pekan Raya Multikultural, Australia

Masyarakat muslim di negara Australia memang tergolong minoritas, tetapi perayaan Idul Fitri di negara ini terbilang cukup meriah. Pemerintah Australia pun menetapkan hari libur Lebaran dan mengeluarkan aturan bahwa seluruh masyarakat Muslim di negara ini berhak menggunakan jalan umum untuk Salat Ied.

Tak hanya itu saja, di Hari Raya Idul Fitri, Australia akan membuat sebuah acara bertajuk Pekan Raya Multikultural. Festival tersebut tak hanya melibatkan umat Muslim, tetapi juga umat non-Nuslim lainnya untuk ikut serta memeriahkan acara tersebut.

Seker Bayrami, Turki

Di Turki, perayaan Idul Fitri dijuluki dengan nama yang unik, yaitu Seker Bayrami. Seker Bayrami sendiri artinya adalah festival gula atau The Sugar Feast. Festival ini untuk merayakan kembalinya jiwa manusia kepada kesucian, setelah sebulan berpuasa.

Jika di Indonesia mungkin kalian akan biasa merasakan hidangan opor atau ketupat yang khas. Namun di Turki saat Idul Fitri, kalian justru akan menemukan berbagai hidangan manis, seperti permen, roti manis, cokelat, dan masih banyak lainnya.

Pertunjukkan kesenian, Arab Saudi

Di Arab Saudi, perayaan Idul Fitri kental dengan kesenian. Beragam pagelaran diadakan, seperti baca puisi, parade, teater hingga pertunjukan musik. Jika di Indonesia terdapat ketupat dan opor ayam, Arab Saudi memiliki daging domba yang dicampur nasi serta sayuran tradisional.

Hal seperti ini juga terjadi di Suriah, Sudah hingga beberapa negara Timur Tengah lainnya. Selain makanan dan kesenian, perayaan lebaran di negara Timur Tengah sering dirayakan dengan tradisi menghias rumah. Lampion berwarna-warni digunakan untuk menghias rumah agar terlihat cantik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini