Share

Yuk Jelajahi Jatiluwih Bali Saat Libur Lebaran 2022, Hadirkan Keindahan Alam Luar Biasa

Mohamad Chusna, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 408 2588772 yuk-jelajahi-jatiluwih-bali-saat-libur-lebaran-2022-hadirkan-keindahan-alam-luar-biasa-Xqonzudat8.jpg Desa Jatiluwih Bali (dok Desa Jatiluwih)

PLESIRAN ke Bali saat libur Lebaran 2022 tak melulu harus ke pantai. Wisatawan bisa menikmati pemandangan terasering sawah di Jatiluwih, Tabanan.

"Pada libur lebaran ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Jatiluwih berangsur naik secara signifikan hingga berkisar 400-500 wisatawan perhari," kata Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani.

Sebelum pandemi, Desa Wisata Jatiluwih dikunjungi sekitar 1.000 wisatawan per hari. Namun saat pandemi dalam sehari rata-rata hanya 20 orang yang datang bahkan ada kalanya tidak ada sama sekali.

Ni Wayan Giri menjelaskan, Desa Wisata Jatiluwih yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2012 ini merupakan representasi dari pengembangan pariwisata Indonesia di masa depan. Jatiluwih menawarkan pariwisata yang berbasis keberlanjutan lingkungan.

Berkunjung dan berfoto-foto di sana mungkin akan memberi pengalaman yang menarik tersendiri.

infografis

Selain karena pemandangan sawah yang indah, namun sistem irigasinya memiliki nilai tersendiri loh. Nilai yang dimaksud adalah nilai agama Hindu termasuk Tri Hita Karana atau falsafah hidup harmonis antara Tuhan, manusia, dan alam.

Sambil menikmati persawahan terasering yang masuk dalam sistem pengairan subak, wisatawan juga bisa melihat hamparan perbukitan dan pepohonan rindang di sekitarnya.

"Kita bisa melihat destinasi ini mampu menunjukkan bahwa kita menekankan (pengembangan pariwisata berbasis) quality tourism dan sustainable tourism," kata Ni Wayan Giri.

Dalam kesempatan tersebut, Ni Wayan Giri juga menyambangi Cafe Green Talas yang berlokasi di Desa Wisata Jatiluwih. Ia mengapresiasi keberhasilan Cafe Green Talas membuka lapangan kerja bagi warga Desa Jatiluwih.

"Di masa pandemi COVID-19, restoran ini berhasil mendukung perekonomian dengan mempekerjakan 12 orang. Selain itu, restoran ini juga dikunjungi oleh sekitar 300 orang, bisa dibayangkan hal ini bisa menyokong perekonomian masyarakat sekitar," katanya.

Adapun, Pemilik Cafe Green Talas, I Wayan Wiranata mengatakan cafe ini hadir sebagai upaya membuka lapangan kerja bagi warga Desa Jatiluwih dan memperkenalkan kuliner khas di desa ini.

"Kami mengangkat potensi (kuliner) lokal yang ada di Desa Jatiluwih, yaitu beras merah Jatiluwih karena bisa kita lihat di sini ada hamparan sawah yang begitu luas dan memanjakan mata wisatawan yang datang berkunjung," kata Wiranata.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Pokdarwis Desa Wisata Jatiluwih, I Wayan Tarja, mengajak wisatawan untuk mengunjungi Desa Wisata Jatiluwih yang menyuguhkan pemandangan area persawahan yang luas dan juga terasering. Terlebih, pada September 2022 akan ada panen raya di Desa Wisata Jatiluwih.

"Mari kita sempatkan waktu untuk berkunjung ke Desa Wisata Jatiluwih yang menyuguhkan pemandangan alam yang indah ini. Selain itu kita juga ada panen raya pada September 2022," kata I Wayan Tarja.

Pada kunjungan ini, Ni Wayan Giri didampingi oleh Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani dan Direktur Poltekpar Bali, Ida Bagus Putu Puja.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini