Share

Dear Traveler, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Jika Positif Covid-19 di Singapura

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Rabu 04 Mei 2022 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 549 2588795 dear-traveler-ini-langkah-yang-harus-dilakukan-jika-positif-covid-19-di-singapura-Hi4tg7bJVi.jpg Ilustrasi traveling (dok. Freepik)

BAGI pelancong asal Indonesia, tak perlu panik jika positif Covid-19 di Singapura. Terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan jika mengalaminya.

Melansir laman resmi Ministry of Health Singapore, bagi wisatawan yang positif Covid-19 disarankan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Pihak Kementerian Kesehatan setempat nantinya menghubungi traveler untuk mengkonfirmasi alamat tempat tinggal dan mengatur fasilitas karantina.

Pelacakan kontak akan dilakukan untuk mengidentifikasi kontak dekat dari kasus yang dikonfirmasi.

Jika traveler menggunakan Aplikasi TraceTogether, harap unggah data kedekatan Bluetooth TraceTogether segera setelah menerima instruksi untuk melakukannya. Jika traveler menggunakan Token TraceTogether, harap kunjungi fasilitas kesehatan setempat.

infografis

Wisatawan yang dites positif COVID-19 dapat ditempatkan di karantina dan harus mengikuti protokol untuk prosedur pemulihan yang diberikan.

Kemudian, Wisatawan dapat meninggalkan Singapura ketika pulih dan dipulangkan dari isolasi dan/atau dinyatakan negatif COVID-19 sesuai dengan protokol pengujian Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura.

Sementara itu, melansir laman TikTok @dotzybink pada Selasa (3/5/2022) menjelaskan, wisatawan asing bisa memanfaatkan fasilitas recovery memo alias memo kesehatan.

"Recovery memo ini bisa digunakan kamu untuk bayar dokter setelah karantina, selain itu bisa untuk terbang tanpa PCR lagi," demikian isi postingan tersebut.

Kebijakan recovery memo ini diadakan karena adanya pengalaman wisatawan yang terjebak hampir 2 bulan di sana. Berdasarkan postingannya, akun @dotzybink ini mengaku mendampingi rekannya, Jo yang positif Covid-19.

"Setelah tiga hari karantina, kita antarkan Jo ke dokter untuk diperiksa dan bayar SGD38 atau sekitar Rp398.252. Setelah itu dapat recovery memo dan bisa balik ke Indonesia," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini