Share

Viral Bromo Diserbu Wisatawan hingga Macet Parah, Netizen: Niat Healing Malah Pening!

Siska Permata Sari, Jurnalis · Selasa 10 Mei 2022 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 406 2590967 viral-bromo-diserbu-wisatawan-hingga-macet-parah-netizen-niat-healing-malah-pening-SaWd81Deok.JPG Wisatawan padati kawasan wisata Bromo (Foto: Twitter/@alexjourneyID)

WISATAWAN terus memadati sejumlah tempat wisata di tengah suasana libur Lebaran. Salah satu kawasan wisata yang ramai dikunjungi pelancong ialah Gunung Bromo di Provinsi Jawa Timur.

Akibatnya, jalur untuk menuju kawasan tersebut dipadati kendaraan hingga macet panjang. Hal itu terlihat di sebuah video yang viral di media sosial Twitter.

Dalam video yang diunggah akun @AlexJourneyID, terlihat barisan kendaraan memadati jalur menuju Bromo. Tidak hanya mobil, tetapi juga motor yang hendak mengunjungi kawasan wisata tersebut.

“Macet panjanggg satu jam lebih enggak gerak, Bromo siang ini area Watugede, dekat savana bukit Teletubbies. Heppi holiyeyyy,” kata akun tersebut.

Wisatawan Serbu Gunung Bromo

Diketahui, video tersebut diunggah pada hari Sabtu, 7 Mei 2022. Akun itu juga memerlihatkan kondisi antrean panjang di gerbang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di unggahan video lainnya.

Akun yang sama juga melaporkan kondisi spot sunrise yang dipenuhi pengunjung pada Minggu, 8 Mei 2022 pagi.

“Suasana Minggu pagi ini di Bromo, spot sunrise Bukit Cinta. Antrean panjang di jalur penanjakan menuju Lautan Pasir,” cuitnya lagi.

Sontak, cuitan tersebut pun viral dan dikomentari ribuan warganet. “Niat healing malah dapet stressing,” kata netizen menanggapi video viral tersebut.

“Niat healing malah makin pening,” komentar yang lain. “Orang dikurung dua tahun, begitu bebas pasti begini lah.. sayang pada gak pake perhitungan,” cuit netizen.

“Di luar negeri ada enggak ya gunung macet begini juga? Wkwkwk,” celetuk yang lain. “Beruntung banget gak jadi ke sini, mending rebahan aja deh,” komentar netizen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini