Share

Mengenang Jasa Habib Idrus bin Salim Aljufri, Museum Guru Tua Akan Dibangun di Palu

Antara, Jurnalis · Selasa 10 Mei 2022 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 10 406 2591506 mengenang-jasa-habib-idrus-bin-salim-aljufri-museum-guru-tua-akan-dibangun-di-palu-MN7Dqi1EjL.JPG Pendiri Yayasan Pendidikan Islam Alkhairaat, Palu, Habib Idrus bin Salim Aljufri alias Guru Tua/Kanan (Foto: Ist)

DINAS Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Sulawesi Tengah menggagas pembangunan Museum Guru Tua (Ulama) sebagai salah satu objek wisata religi pusat peradaban umat Islam.

"Komunikasi kami dengan Pengurus Besar (PB) Alkhairaat sudah dimulai terkait dengan gagasan Museum Guru Tua, dan sejauh ini sangat positif," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulteng, Diah Ento.

Ia menjelaskan, tujuan utama dari keberadaan museum itu nantinya adalah sebagai wadah untuk mengedukasi pengunjung dari dalam maupun luar daerah tentang Alkhairaat sebagai organisasi masyarakat Islam terbesar di kawasan Timur Indonesia.

Bahkan, nantinya turut dapat menjadi objek wisata bagi para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Infografis Wisata Religi di Jakarta

"Ketokohan pendiri Habib Idrus bin Salim Aljufri sangat terkenal, karena dakwahnya membuat Alkhairaat semakin besar, dan sudah tersebar di berbagai provinsi dengan perkiraan 6 juta Abnaulkhairaat," sambung Diah.

Dijelaskan Diah, museum itu sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menjadikan kompleks Alkhairaat di Jalan SIS Aljufri Palu sebagai kawasan wisata dengan konsep religi yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Palu Nomor 16 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Palu 2010-2030

Selain itu, kehadiran museum itu juga akan mendukung pelaksanaan haul Guru Tua yang digelar rutin setiap tahun, 12 hari setelah Idul Fitri oleh PB Alkhairaat.

Sekadar informasi, Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua), merupakan ulama yang menghibahkan perjalanan hidupnya untuk kepentingan masa depan pembangunan bangsa di bidang pendidikan dan dakwah Islam, di Tanah Air yang berpusat di Ibu Kota Sulteng.

"Kami berharap kehadiran Museum Guru Tua nanti dapat menambah khazanah wisata religi dan ramai dikunjungi masyarakat, sekaligus dapat meningkatkan pendapatan warga setempat," tutup Diah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini