Share

Sandiaga Uno: Libur Lebaran Berdampak Positif terhadap Kebangkitan Parekraf

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 11 Mei 2022 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 406 2592140 sandiaga-uno-libur-lebaran-berdampak-positif-terhadap-kebangkitan-parekraf-bW0ji1Dfje.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, libur Lebaran 2022 ini menjadi momentum yang kuat dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi, khususnya melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Mudik ini is the greatest transfer of business opportunity, yang berarti peluang bisnis terbesar.

"Sejak hari H (Lebaran) hingga H+10 hampir semua destinasi wisata alam seperti pantai dan pegunungan di berbagai daerah di Tanah banyak dikunjungi wisatawan," kata dia.

Sandiaga mengungkapkan, kondisi tersebut sekaligus menunjukkan adaptasi wisatawan dalam berwisata di era kenormalan baru, yakni lebih menyukai berwisata di alam terbuka. Misalnya, pantai dan pegunungan termasuk ke desa wisata. Hal ini karena memiliki tingkat risiko penularan Covid-19 yang rendah.

Infografis Larangan Mudik Lebaran

Ternyata dengan adanya libur Lebaran yang panjang tersebut, membuat kemacetan yang sangat parah di sejumlah destinasi wisata alam, khususnya kawasan pantai selatan Jawa. Dua di antaranya adalah Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi dan Pantai Pangandaran.

"Pemerintah daerah seharusnya mempersiapkan berbagai hal kemungkinan terjadi di kawasan jalur utama tempat wisata, terutama mengantisipasi kemacetan kendaraan yang hendak menuju maupun pulang berwisata," tutur Sandiaga.

Oleh karenanya, Sandiaga menjelaskan bahwa pasca libur Lebaran 2022 ini akan diadakan evaluasi. Serta mencarikan solusi, yakni beberapa persoalan yang segera dibenahi, antara lain masalah kemacetan pada ruas jalan utama menuju destinasi wisata.

Dirinya melihat pada libur Lebaran tahun ini hampir semua ruas jalan utama menuju destinasi wisata mengalami kemacetan. Untuk ini perlu ada peningkatan kapasitas jalan, membuka akses jalan dan rute alternatif menuju destinasi wisata.

"Rute kemacetan umumnya di jalur utama. Sedangkan jalan-jalan paralel, atau alternatif masih bisa digunakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas arus lalu lintas menuju lokasi destinasi wisata," pungkasnya.

Lebih lanjut, Kemenparekraf telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memantau kerumunan di tempat wisata.

Kemudian pihaknya juga membuat surat yang ditujukan kepada kepala daerah, yakni Surat Permohonan Bantuan untuk Pemantauan Destinasi Pariwisata selama Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022 di Seluruh Indonesia Kepada Para Kepala Dinas Provinsi dan Kepala Dinas Kab/Kota yang membidangi sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 18 April 2022 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini