Share

Ini Sederet Destinasi Wisata Unggulan di Bener Meriah, Mampu Sedot 15.000 Wisatawan

Antara, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 406 2592567 ini-sederet-destinasi-wisata-unggulan-di-bener-meriah-mampu-sedot-15-000-wisatawan-MweahL3ZIG.jpeg Puncak Burni Telong, salah satu wisata unggulan di Bener Meriah, Aceh (Antara/Khalis Surry)

KABUPATEN Bener Meriah di dataran tinggi Gayo, Provinsi Aceh memiliki sederet destinasi wisata memukau. Pada musim libur panjang Lebaran 2022, tempat wisata di daerah tersebut dikunjungi sekitar 15.000 wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bener Meriah, Irmansyah mengatakan bahwa tingginya kunjungan wisatawan menjadi awal kebangkitan sektor wisata pasca pandemi COVID-19.

BACA JUGA: 35 Wisata Kabupaten Semarang Paling Menarik dan Hits 2022

“Saat libur Lebaran, seluruh destinasi wisata di Bener Meriah, Alhamdulillah penuh. Angka kita proyeksikan hingga 15.000 orang yang berkunjung selama libur Lebaran,” kata Kepala Disbudpar Bener Meriah Irmansyah, Rabu.

Beberapa destinasi wisata unggulan di Bener Meriah seperti pemandian air panas, pendakian Burni Telong, Air Rerjun Reje Ilang, Pentagon, Kebun Kopi, Simpang Balek, Weh Ni Kulus, Samar Kilang, Air Terjun Tembolon, Sungai Jamboe Ayee dan beberapa lain.

 

“Paling favorit di Bener Meriah itu pemandian air panas, Simpang Balik, pendakian Burni Telong juga, intinya tempat destinasi di Bener Meriah ramai orang kunjungi,” katanya.

Ia menjelaskan dataran tinggi Gayo memang terkenal dengan dua daerah serumpun, Bener Meriah dan Aceh Tengah. Di tengah masyarakat Aceh maupun luar Aceh, dataran tinggi Gayo memang identik dengan Danau Lut Tawar yang berada di Takengon, Aceh Tengah.

 BACA JUGA: Jembatan Kretek Dibuka Agustus, Retribusi Wisata di Bantul Auto Naik

Sedangkan Bener Meriah, kata dia, sebagai daerah penyangga, yang menjadi pintu masuk menuju ke Takengon, dari Kabupaten Bireuen yang melintasi Bener Meriah.

“Apapun cerita, magnet Gayo ini secara umum itu Danau Lut Tawar, baru kemudian kopi dan keindahan lainnya,” katanya.

Kendati demikian, Bener Meriah juga memiliki banyak destinasi wisata unggulan, baik dikelola pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Jadi saat lebaran kemarin kunjungan wisatawan ke Bener Meriah secara umum penuh, walaupun tidak sesignifikn Aceh Tengah, yang mencapai 30.000 orang,” katanya.

Irmansyah mengatakan animo masyarakat berwisata memang meningkat saat libur Lebaran tahun ini, mengingat sudah dua tahun destinasi wisata banyak tutup akibat pandemi COVID-19.

 Ilustrasi

Oleh karena itu, peningkatan wisatawan dari berbagai daerah dalam maupun luar Aceh ke Bener Meriah itu menjadi awal kebangkitan ekonomi masyarakat dari daerah sektor pariwisata.

“Dampak langsung dirasakan masyarakat kita pelaku wisata, warung, cafe, penginapan baik homestay, hotel di Bener Meriah semua penuh. Maka secara pendapatan masyarakat pasti bertambah,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini