Share

Menparekraf Sandiaga Ajak 10 Pemenang Challenge Wonder Voice Promosi 5 DSP

Ahmad Haidir, Jurnalis · Senin 16 Mei 2022 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 16 406 2594809 menparekraf-sandiaga-ajak-10-pemenang-challenge-wonder-voice-promosi-5-dsp-2Ry1VePYPz.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (dok Kemenparekraf)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bekerja sama dengan lembaga Voice Institute Indonesia menggelar workshop bertajuk “Wonder Voice Over Camp” selama dua hari yakni pada Sabtu, 14 Mei 2022 di Spacebar Audio Production dan Minggu 15 Mei 2022 yang berlokasi Cut2cut Audio Production, Jakarta.

“Wonder Voice Over Camp” sendiri merupakan rangkaian puncak dari program ‘Wonder Voice of Indonesia’, sebuah challenge yang diadakan Kemenparekraf di Instagram beberapa waktu lalu yang bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat akan lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DSP) Indonesia yakni Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang melalui profesi Voice Over yang merupakan bagian dari industri ekonomi kreatif.

 infografis

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno pun berkesempatan untuk hadir di lokasi acara hari kedua, Minggu (15/5/2022). Pria yang dijuluki netizen ‘Papa Online’ ini pun mengakui bahwa perkembangan zaman telah menciptakan berbagai profesi baru yang salah satunya adalah Voice Over atau VO.

“Voice over ini menurut saya sebuah profesi yang unik dan sangat menarik. Dan profesi ini sangat cocok untuk menyampaikan keindahan Indonesia terutama di lima DSP melalui dalam sebuah produk promosi audio visual, yang dapat memberikan gambaran kepada audience (masyarakat), sehingga menumbuhkan ketertarikan dan pada akhirnya wisatawan berkunjung ke lima DSP,” jelas Menparekraf Sandiaga.

Sebanyak 10 peserta terpilih dalam Wonder Voice Over Camp mengikuti beragam kegiatan menarik guna mengasah serta meningkatkan kemampuan dan kompetensi diri mereka seperti misalnya bootcamp, simulasi take voice over, audio production, networking ke audiopost, hingga ke tahapan produksi voice over itu sendiri.

“Jenis pekerjaan ini memang tidak umum, tapi sangat dibutuhkan. Dan saya yakin profesi ini akan menjadi sebuah harapan dan masa depan bagi bangsa Indonesia yang dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.” pesan Sandiaga.

Sementara itu Founder Voice Institute Indonesia, Bimo Kusumo Yudho mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf yang telah bekerja sama dengan pihaknya dalam menyelenggarakan challenge ‘Wonder Voice of Indonesia’ yang bertujuan untuk mempromosikan 5 DSP sekaligus menjaring bakat-bakat baru di dunia Voice Over.

“Target di awal hanya 500 submission, tapi beyond expectation yang mendaftar hingga 5.900 orang. Artinya di sini masyarakat Indonesia memang aware dan mau berpartisipasi dalam mendukung program pemerintah untuk mempromosikan 5 DSP dengan cara yang berbeda yaitu dengan voice over,” jelas pria yang lebih dikenal sebagai Bimoky ini.

“Dan ternyata bukan hanya di Jakarta saja tetapi memang di daerah-daerah, banyak yang memiliki talenta-talenta voice over yang baik. Dan tidak menutup kemungkinan kedepannya bisa membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas,” harap Bimo memungkasi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini