Share

Wisatawan Serbu Lembang Saat Libur Waisak, Okupansi Hotel Naik 57 Persen

Adi Haryanto, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 406 2595272 wisatawan-serbu-lembang-saat-libur-waisak-okupansi-hotel-naik-57-persen-XUHM1IQNCD.jpg Ilustrasi hotel (dok Freepik)

SEKTOR pariwisata di Lembang sudah kembali menggeliat setelah sebelumnya terpuruk akibat pandemi Covid-19 selama dua tahun. Hal ini bisa dilihat dengan wisatawan yang menyerbu kawasan Lembang, Bandung Barat selama libur perayaan Waisak 2022.

Adanya kenaikan lonjakan kunjungan wisatawan membuat tingkat keterisian hotel di KBB naik 57 persen.

infografis

Seperti terlihat di objek wisata Lembang Park and Zoo, The Great Asia Afrika (TGAA) Lembang, dan Farmhouse.

Tiga objek wisata ini dipadati wisatawan dari Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetak) dan daerah lain.

"Untuk jumlah pengunjung ada sekitar 4.000 orang. Itu akumulasi dari hari Sabtu dan hari ini. Kebanyakannya wisatawan luar daerah, meski dari Bandung Raya juga banyak," kata pengelola wisata TGAA Lembang Wawan Setiawan.

Menurut Wawan, long weekend ini berdampak cukup positif karena angka kunjungan wisatawan naik. Namun jumlah pengunjung itu masih di bawah jika dibandingkan dengan libur lebaran yang mencapai 2.000 lebih pengunjung per hari hari.

"Kalau dibandingkan waktu libur lebaran, masih banyak waktu itu. Selisihnya sekitar 20-30 persen lebih banyak saat lebaran, terutama di hari H+1," ujar Wawan Setiawan.

Adapun, Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB David Oot mengatakan, secara keseluruhan angka kunjungan wisatawan selama libur lebaran dan long weekend kali ini mengalami peningkatan.

Bahkan pengunjung ke kawasan Lembang menjadi salah satu yang cukup tinggi di Jawa Barat.

"Wisatawan ke Lembang, untuk okupansi hotel dari 29 April sampai 15 Mei 2022 ini berdasarkan data PHRI KBB mengalami kenaikan sekitar 57 persen. Kami juga tetap ingatkan ke pengelola dan wisatawan agar tetap menjaga prokes karena KBB masih PPKM Level 2," kata David Oot.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini