Share

Majukan Pariwisata, Kemenparekraf Bangun Poltekpar di Sragen

Ahmad Haidir, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 406 2596145 majukan-pariwisata-kemenparekraf-bangun-poltekpar-di-sragen-qNSNoBLgvj.jpg Kemenparekraf bangun Poltekpar di Sragen (dok Kemenparekraf)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dan Pemerintah Kabupaten Sragen Jawa Tengah menandatangani perjanjian hibah tanah dari Pemkab Sragen kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar), sebagai upaya mewujudkan terciptanya sumber daya manusia (SDM) pariwisata unggul dan berdaya saing dalam upaya pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.

Penandatanganan perjanjian hibah dilakukan antara Sekretaris Kemenparekraf RI Ni Wayan Giri Adnyani dengan Sekretaris Daerah Pemkab Sragen Tatag Prabawanto, dan disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno yang berlangsung di Pendopo Bupati Sragen, Jawa Tengah, Selasa (17/5/2022).

Poltekpar Sragen nantinya akan berdiri di atas lahan seluas lebih dari 20 hektare yang terletak di Kelurahan Kwangen, Kelurahan Gemolong dan Kelurahan Gambar. Poltekpar itu nantinya akan melengkapi perguruan tinggi serupa milik Kemenparekraf RI lainnya yakni Poltekpar NHI Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Makassar, Poltekpar Lombok, dan Poltekpar Palembang.

"Alhamdulillah hari ini Pemkab Sragen menghibahkan tanah seluas 20 hektare kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Kampus Politeknik Negeri Jawa Tengah.” ucap Menparekraf Sandiaga Uno usai menyaksikan seremoni "Penandatangan Perjanjian Hibah Pemkab Sragen dengan Kemenparekraf" tersebut.

 infografis

Menparekraf Sandiaga mengatakan saat ini perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air semakin baik seiring dengan penanganan pandemi COVID-19 yang sangat baik. Perkembangan ini tentu harus ditunjang dengan keberadaan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

"Pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi lokomotif yang dibangun, tapi SDM-nya masih kurang. Atas arahan Presiden juga dari mitra kami di komisi X, SDM ini harus dikembangkan dan poltekpar-poltekpar yang kami miliki harus menjangkau DPSP Borobudur yang membutuhkan SDM mumpuni," beber Sandiaga.

Pembangunan Poltekpar Sragen sendiri diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp400 miliar yang akan dianggarkan Kemenparekraf, namun tidak menutup kemungkinan untuk melakukan kolaborasi bersama dunia usaha.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, kehadiran Poltekpar Sragen nantinya diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Sragen dan sekitarnya.

"Kami berharap dengan adanya poltekpar nanti akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat di Kabupaten Sragen. Untuk itu kami tidak ragu untuk menghibahkan aset milik pemerintah daerah Kabupaten Sragen. Semoga semuanya berjalan lancar dan harapannya tahun 2023 sudah mulai diproses pembangunan." harap Yuni.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti yang turut menjadi inisiator dalam terwujudnya pembangunan Poltekpar Sragen Jawa Tengah. Sragen dikatakannya memiliki berbagai macam potensi pariwisata yang akan menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan.

Kehadiran Poltekpar Sragen nantinya akan memperkuat pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sragen dengan terciptanya SDM pariwisata yang berkualitas dan unggul. Poltekpar Sragen juga rencananya akan menghadirkan program studi yang mengakomodasi kebutuhan dan potensi setempat, salah satunya program studi yang khusus mendalami tentang pengelolaan desa wisata dan destinasi pariwisata minat khusus.

"Begitu poltekpar ini dibangun pasti perkembangannya luar biasa. Teman-teman para pelaku ekonomi kreatif maupun investor akan datang bertubi-tubi ke Sragen untuk melihat dimana mereka bisa investasi di sektor parekraf," ujar Agustina.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini