Share

7 Tempat yang Diduga Jadi Lokasi KKN Desa Penari, Dihuni Makhluk Halus dan Penuh Misteri

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Sabtu 21 Mei 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 408 2597492 7-tempat-yang-diduga-jadi-lokasi-kkn-desa-penari-dihuni-makhluk-halus-dan-penuh-misteri-6uQ6lz8s9B.jpg KKN di Desa Penari

ADA 7 tempat yang diduga jadi lokasi KKN Desa Penari. KKN Desa Penari menjadi salah satu film horor terlaris di pertengahan tahun 2022 ini. Bagaimana tidak? 3 minggu penayangannya sudah mencapai 7 juta penonton.

Film horor satu ini diangkat dari cerita unggahan SimpleMan di media sosial Twitter pada pertengahan Juli 2019 dengan judul yang sama. Sebagian besar penonton pun bertanya-tanya di mana sebenarnya tempat lokasi syuting dari Film KKN Desa Penari.

Tak sedikit yang menduga dan menerka-nerka tempat-tempat dari lokasi syuting itu sendiri. Lantas, tempat mana saja yang diduga sebagai tempat lokasi syuting KKN Desa Penari?

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Rowo Bayu

Rowo Bayu termasuk lokasi bersejarah bagi warga Banyuwangi. Tempat satu ini berbentuk danau, dimana kabarnya Rowo Bayu dilarang digunakan untuk mandi. Pasalnya, rowo ini memiliki dasar tanah yang berjenis lumpur, sehingga siapapun yang tenggelam di dalamnya akan sulit untuk kembali lagi ke permukaan.

Ilustrasi

Tak hanya itu, ada pula peringatan tidak boleh mengitari rawa dengan bolak-balik alias cukup hanya sekali putaran saja dan dilarang mengambil ikan. Tempat ini mitosnya terdapat kepala ular dan orang yang nekat mancing di sana maka akan meninggal. Rowo Banyu sendiri dikelilingi hutan pinus yang lebat.

Alas Purwo

Alas Purwo saat ini menjadi Taman Nasional yang letaknya berada di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Banyak yang menyebut Alas Purwo konon termasuk kerajaan jin, di mana semua makhluk halus berkumpul.

Banyak juga yang percaya, jika ada orang tersesat di dalamnya, maka dijamin tidak akan pernah bisa keluar lagi. Walaupun berhasil keluar, maka hidupnya akan dipenuhi kesialan.

Alas Dadapan

Alas Dadapan termasuk salah satu hutan yang ada perkampungan warganya. Uniknya perkampungan itu terletak pada susunan gang-gang kecil yang terhubung satu sama lain.

Di dalamnya terdapat pula satu jalan yang cukup besar yang digunakan untuk menuju ke Desa Pondoknongko dan Desa Sukojati. Tak hanya itu, di perbatasan menuju Desa Kedayunan terdapat banyak perumahan dan sebuah rest area bernama Istana Gandrung.

Hutan D yang disebut dalam cerita yang viral itu banyak diduga merupakan hutan Dadapan yang letaknya berada di Kabupaten Bondowoso.

Alas Gumitir

Gunung Gumitir termasuk sebuah gunung di perbatasan Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi. Lokasi tepatnya ada di Kecamatan Silo dan Kecamatan Kalibaru. Beberapa masyarakat ada yang menyebutkan, terdapat pasar gaib di sana.

Bukan hanya itu, ada juga sebuah patung penari Gandrung yang termasuk tari tradisional Banyuwangi. Patung tersebut menambah kesan horor di jalan yang membelah hutan itu.

Konon katanya tangan patung tersebut bisa berubah posisi dengan sendirinya. Ada juga yang menyebutkan bahwa patung tersebut dijaga oleh sosok perempuan berambut panjang mengenakan kebaya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Keraton Macan Putih

Tempat wisata satu ini terletak di Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Kabarnya, beberapa abad lalu lokasi ini juga digunakan sebagai ibukota Kerajaan Blambangan.

Keraton Macan Putih sendiri menyimpan cerita mistis yang dapat menguji nyali siapapun. Penduduk sekitar masih menganggapnya sakral lantaran dipercaya sebagai tempat Prabu Tawang Alun moksa atau menghilang kembali ke sisi Tuhan dan yang tertinggal hanyalah seekor macan putih gaib yang dikenal sebagai penjaga tempat ini.

Goa Istana

Goa Istana berada di Alas Purwo yang dulu sempat dijadikan tempat semedi Bung Karno. Di goa ini terjadi pertemuan antara Bung Karno dengan Nyi Roro Kidul sang penguasa laut selatan.

Ilustrasi

Menurut beberapa paranormal, goa ini dijaga oleh dua prajurit yang dipercaya sebagai pusat dunia gaib Alas Purwo. Hingga saat ini, goa ini biasa dijadikan tempat meditasi orang lelaku ilmu olah batin.

Desa Kemiren, Kecamatan Glagah

Desa ini dikenal sebagai salah satu pusat Gandrung yakni tarian tradisional Banyuwangi. Di desa Kemiren juga terdapat upacara ider bumi yang memiliki mitos menceritakan tentang barong tuwek Kemiren dan keberadaan Buyut Cili sebagai “danyang” atau roh yang mendiami Desa Kemiren.

Barong tuwek dan Buyut Cili begitu dihormati lantaran memiliki cerita yang sangat sakral. Buyut Cili memiliki petilasan sebagai bentuk pengingat untuk masyarakat bahwa Buyut Cili benar-benar ada.

Upacara ider bumi diyakini oleh masyarakat Desa Kemiren dan menjadi upacara tahunan yang dilaksanakan setiap tanggal dua hari raya umat Islam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini