Share

Parade Budaya Nusantara Sapa Penumpang di Bandara Soetta, Apa Maknanya?

Antara, Jurnalis · Senin 23 Mei 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 406 2598195 parade-budaya-nusantara-sapa-penumpang-di-bandara-soetta-apa-maknanya-VOfVxFHKPy.JPG Parade Budaya di Bandara Soekarno-Hatta (Foto: AP II)

PT ANGKASA Pura II (Persero) kembali menghadirkan Parade Budaya Nusantara untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan kembali hadirnya Parade Budaya Nusantara di Bandara Soekarno-Hatta sebagai upaya mendukung pemulihan sektor pariwisata yang tertekan akibat pandemi.

“Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dan sejalan dengan tema Harkitnas tahun ini yaitu 'Ayo Bangkit Bersama!', AP II kembali menghadirkan Parade Budaya Nusantara dan mengajak seluruh stakeholder transportasi udara untuk mendukung kebangkitan pariwisata Indonesia,” kata Muhammad Awaluddin.

Ia menjelaskan, Parade Budaya Nusantara di Bandara Soekarno-Hatta pertama kali digelar pada 2018, namun dihentikan pada 2020 karena adanya pandemi Covid-19.

Infografis Bandara Instagramable

Pada kuartal II/2022 ini, Parade Budaya Nusantara kembali hadir sejalan dengan penanganan pandemi yang semakin membaik dan diikuti dengan relaksasi protokol kesehatan termasuk di sektor transportasi udara.

Menurut Awaluddin, Parade Budaya Nusantara yang digelar di Terminal 3 hari ini menampilkan seni budaya dari 5 pulau besar nusantara yakni tari Bendana, silat dan Rebana dari Lampung; tari Paris Berantai dari Kalimantan Selatan; Kirab Keraton dan gamelan dari Jawa Tengah; Tulude, Sangihe, Tari Empat Wayer dari Sulawesi Utara; dan tari Yosim Pancar serta alat musik tifa dari Papua.

Para penampil budaya nusantara ini menampilkan seni budaya dengan berkeliling di Terminal 3 sembari menyapa penumpang pesawat dan pengunjung bandara.

“Bandara Soekarno-Hatta sebagai beranda Indonesia memiliki peran vital dalam mendukung pariwisata nasional. Kami menjadikan Bandara Soekarno-Hatta tidak sekadar tempat naik dan turun pesawat saja, tapi juga sebagai tourism hub yang mempromosikan kekayaan pariwisata dan budaya Tanah Air,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebagai tourism hub maka bandara AP II akan menampilkan berbagai atraksi budaya yang menarik bagi wisatawan.

“Harapan kami situasi pandemi bisa terus membaik dan parade bisa kami lakukan secara rutin. Bersama InJourney Holding yang merupakan Holding BUMN Pariwisata dan pendukung, kami akan menjadikan bandara sebagai spot pariwisata yang menarik,” kata dia.

Ia menyampaikan, penyelenggaraan Parade Budaya Nusantara ini dapat terselenggara juga berkat kerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan Forum Komunikasi Penghubung Provinsi Seluruh Indonesia (Forkappsi).

Sementara itu, Direktur SDM dan Digital InJourney Holding, Herdy Rosadi Harman menuturkan, program Parade Budaya Nusantara sangat tepat untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

“Kita ingin mengedepankan Indonesia hospitality dan menampilkan keunikan pariwisata Indonesia kepada para pengguna jasa bandara. Bandara harus dapat menghadirkan suasana yang kental tentang Indonesia,” kata Herdy Rosadi Harman.

Peningkatan volume penumpang sudah terasa di Bandara Soekarno-Hatta, di mana pada periode libur lebaran 20 April-13 Mei 2022, Bali menjadi destinasi nomor satu.

Pergerakan penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bali pada periode tersebut tercatat paling banyak di mana mencapai sekitar 570.000 orang, lalu diikuti tujuan Kualanamu (Deliserdang) sekitar 514.000 orang, kemudian Surabaya sekitar 385.000 orang, Makassar sekitar 342.000 orang dan Pontianak sekitar 266.000 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini