Share

Aturan Pakai Masker Diperlonggar, Sandiaga Imbau Wisatawan Tetap Jaga Prokes

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 23 Mei 2022 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 406 2598945 aturan-pakai-masker-diperlonggar-sandiaga-imbau-wisatawan-tetap-jaga-prokes-PoTWPYjkPw.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (Instagram @sandiuno)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) melonggarkan aturan pakai masker. Masyarakat kini boleh tidak mengenakan masker di tempat terbuka. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa kebijakan menjadi kabar baik untuk industri pariwisata.

"Keputusan Presiden Jokowi melonggarkan pemakaian masker diterapkan di tempat-tempat wisata terbuka," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (23/5/2022).

 BACA JUGA: Sudah Masuk Masa Endemi, Harga Tiket Pesawat Masih Mahal? Ini Penjelasan Menparekraf Sandiaga Uno

Lebih lanjut, relaksasi aturan melepas masker ini merupakan angin segar bagi pelaku wisata dan wisatawan. Serta tentunya, membawa optimistis akan semakin bangkitnya potensi pariwisata di Indonesia.

Meski demikian, kata Sandiaga, terkait dengan pelonggaran penggunaan masker yang diperuntukkan bagi tempat wisata terbuka ini tentu masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) di masing-masing daerah.

"Dan kami terus berkoordinasi terkait hal tersebut dengan daerah, dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19 khususnya di seluruh destinasi wisata di Indonesia," terangnya.

 BACA JUGA: Sandiaga Uno Pede Kunjungan Wisatawan Asia Selatan ke Indonesia Meningkat

Sandiaga juga mengingatkan, apabila di suatu destinasi wisata terjadinya kerumunan, maka pengelolaan wisata diimbau untuk memberlakukan kembali penggunaan masker kepada para pengunjungnya.

Hal ini bisa jadi berpotensi, adanya penularan kembali jika kurangnya pengawasan prokes.

Ia menambahkan, antisipasi Pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan di destinasi wisata secara konkrit adalah berperan aktif dengan mendorong seluruh industri wisata (termasuk akomodasi dan restoran) dan destinasi wisata untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan yang berbasis pada CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability).

“Dengan adanya upaya tersebut, kami berharap dapat membangun kepercayaan kepada wisatawan bahwa Indonesia layak dan aman dikunjungi, sehingga memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat khususnya dalam peningkatan pendapatan yang berimplikasi pada akselerasi pemulihan ekonomi melalui sektor pariwisata,” ujar dia.

Ilustrasi

Seiring berbagai kebijakan relaksasi telah diberlakukan, Menparekraf turut melecut perusahaan maskapai internasional menambah penerbangan ke Indonesia dengan membuka lebih banyak rute.

“Kita akan terus tingkatkan daya saing pariwisata dengan negara kompetitor,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini