Share

Sandiaga: Dalam 2 Pekan ke Depan Monas Kembali Dibuka

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 23 Mei 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 406 2599019 sandiaga-dalam-2-pekan-ke-depan-monas-kembali-dibuka-FSjZiyX7rs.jpg Monas di Jakarta (Okezone.com/Dede)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kawasan wisata Monumen Nasional atau Monas di Jakarta akan dibuka kembali untuk wisatawan dalam dua pekan ke depan, menyusul makin terkendalinya kasus COVID-19.

Sandiaga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pembukaan Monas. Bahkan, Monas sempat diusulkan buka sebelum Lebaran 2022 seperti halnya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol, dan Taman Margasatwa Ragunan.

 BACA JUGA: Tes PCR Dihapus, Sandiaga Ingatkan Wisatawan: Jangan Jumawa!

"Kami sudah mengajukan (pembukaan Monas) sebelum lebaran karena selain daripada Ancol, TMII, dan Ragunan, Monas ini sudah ditunggu-tunggu. Diharapkan dalam dua pekan ke depan sudah bisa kembali dibuka," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Senin (23/5/2022).

Monas ditutup untuk pariwisata sejak awal pandemi COVID-19 bersama 23 tempat wisata lainnya di Jakarta. Sekarang, Pemprov DKI sudah merencanakan membuka kembali.

 Ilustrasi

Monas sebelum pandemi COVID-19 (Okezone.com/Dede)

Menurut Sandiaga, pembukaan kembali Monas bagi wisatawan nantinya akan membawa dampak yang besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Monas telah menjadi ikon Kota Jakarta sekaligus destinasi favorit wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

 BACA JUGA: Aturan Pakai Masker Diperlonggar, Sandiaga Imbau Wisatawan Tetap Jaga Prokes

Sandiaga menjelaskan, dikarenakan kini Indonesia memiliki gelaran event-event internasional dan event nasional, banyak dari mereka yang tertarik datang ke Jakarta. Maka Monas akan menjadi daya tarik utama.

"Banyak kegiatan-kegiatan juga yang mau menggunakan Monas sebagai backdrop dari kegiatan tersebut," ujarnya.

Rencana pembukaan kembali kawasan Monas oleh Pemprov DKI Jakarta tidak lepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang terkendali.

Bahkan Presiden Joko Widodo belum lama ini melonggarkan kebijakan pemakaian masker, di mana masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka yang tidak padat orang diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker.

"Namun kebijakan ini jangan sampai membuat masyarakat terlena, bahkan jemawa dan menjadi lalai terhadap penerapan protokol kesehatan," katanya.

 

Sandiaga mengingatkan, penggunaan masker tetap berlaku bagi warga yang berkegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik. Kemudian penggunaan masker juga tetap berlaku bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia, atau memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

Ia menambahkan, dengan adanya pelonggaran-pelonggaran relaksasi ini jangan membuat masyarakat akhirnya jemawa dan menjadi lalai sekarang.

"Harapannya dengan angka COVID-19 yang masih terkendali ini justru akan menjadi pemicu akselerasi dari kebangkitan momentum kita di pasca lebaran ini untuk kebangkitan ekonomi kita," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini