Share

Sudah Masuk Masa Endemi, Harga Tiket Pesawat Masih Mahal? Ini Penjelasan Menparekraf Sandiaga Uno

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 23 Mei 2022 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 549 2598822 sudah-masuk-masa-endemi-harga-tiket-pesawat-masih-mahal-ini-penjelasan-menparekraf-sandiaga-uno-udw3TGYNSl.jpg

HARGA tiket pesawat untuk tujuan domestik masih terpantau di atas harga normal meski sudah masuk masa endemi. Jika sebelumnya tiket pulang pergi Jakarta-Bali dibanderol kurang lebih Rp1 juta-an, kini wisatawan harus merogoh kocek dua hingga tiga kali lipat dari harga tersebut.

Padahal, antusiasme masyarakat untuk kembali berwisata mulai terlihat tinggi sejak momen mudik lebaran beberapa waktu lalu.

Permasalahan harga tiket pesawat ini rupanya telah menjadi perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

infografis

Dalam acara halal bihalal di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2022), Sandiaga mengatakan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan terkait kenaikkan harga tiket pesawat.

"Jadi salah satu yang dipetakan dari beberapa kunjungan kami (Kemenparekraf) roadshow dengan pasar-pasar yg potensial seperti kunjungan ke New Delhi, Dubai, dan kunjunngan saya sebelumnya di New York dan Australia, maslaah utama dari kebangkitan kita adalah kapasitas penerbangan (seat capscity)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Menparekraf Sandiaga menjelaskan, masalah kapasitas penerbangan ini sejatinya juga memengaruhi semua penerbangan baik menuju dan keluar Indonesia, termasuk penerbangan domestik.

Kendati demikian, Menparekraf Sandiaga Uno tidak tinggal diam. Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan Garuda Indonesia untuk mencari solusi terbaik.

"Saya baru saja berkoordinasi, namun perlu waktu sampai Juni untuk Garuda menuntuskan proses PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang)-nya. Jadi akan makan waktu untuk menambah jumlah pesawatnya sampai dengan 60 armada. Maskapai lain juga masih dalam proses revitalisasi," papar Sandiaga Uno.

Untuk menjaga momentum dan antusias wisatawan, Menparekraf Sandiaga Uno pun tengah berupaya mengajak maskapai-maskapai luar negeri yang bisa berpartisipasi untuk masuk ke indonesia.

"Kalau banyak maskapai yang masuk ke Indonesia, tentu lebih banyak kapasitas penerbangan. Kalau kapasitas penerbangan bertambah otomatis harga tiket akan turun," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini