Share

Pulau Dewata Memang Keren, Ini 5 Negara yang Warganya Paling Banyak Berkunjung ke Bali

Antara, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 408 2599165 pulau-dewata-memang-keren-ini-5-negara-yang-warganya-paling-banyak-berkunjung-ke-bali-7IhTn3O35w.JPG Desa Wisata Penglipuran, salah satu ikon wisata di Bali (Foto: Instagram/@dartha_muggle)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, lima negara dengan wisatawan mancanegara (wisman) terbanyak yang berkunjung ke Bali pada bulan April 2022. Negara-negara tersebut yakni Australia, Inggris, Singapura, Amerika Serikat, dan Prancis.

Pada Maret 2022, jumlah kunjungan wisman ke Bali juga disebut menunjukkan peningkatan signifikan hingga mencapai 1.030,47 persen dibandingkan bulan Februari 2022.

“Kami terus berkolaborasi dengan perusahaan maskapai internasional untuk menambah kuantitas dan jadwal penerbangan ke Indonesia, khususnya Bali,” ujar Sandi.

Salah satu bentuk kolaborasi yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ialah mengimplementasikan program promosi dengan skema kerja sama terpadu dengan perusahaan maskapai penerbangan.

Antara lain memfasilitasi industri wisata ikut serta dalam ajang Arabian Travel Market (ATM) Dubai serta South Asia's Travel & Tourism Exchange (SATTE) di India.

“Kegiatan ini diharapkan dapat berdampak positif dengan kembali meningkatnya kunjungan wisman ke Indonesia dan mendorong semakin geliatnya industri penerbangan internasional,” ungkapnya.

Seiring berbagai kebijakan relaksasi telah diberlakukan, seperti kewajiban PCR dan antigen yang sudah dicabut serta pelonggaran penggunaan masker, Menparekraf turut melecut perusahaan maskapai internasional menambah penerbangan ke Indonesia dengan membuka lebih banyak rute perjalanan.

“Kebijakan tanpa PCR dipandang perlu untuk meningkatkan daya saing pariwisata dengan negara kompetitor tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand yang lebih dulu memberlakukan kebijakan tersebut, sehingga berdampak kepada pemulihan ekonomi nasional khususnya sektor pariwisata,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini