Share

Mantap! Kain Tenun Donggala Diajukan sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Antara, Jurnalis · Kamis 26 Mei 2022 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 406 2599946 mantap-kain-tenun-donggala-diajukan-sebagai-warisan-budaya-tak-benda-unesco-TGqMEet97P.JPG Seorang pengrajin kain tenun Donggala (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengajukan kain tenun Donggala sebagai warisan budaya tak benda ke Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa atau UNESCO.

"Khusus kain tenun Donggala ini sedang dalam proses untuk diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Jadi kita sekarang sedang menunggu untuk penetapannya sebagai salah satu warisan tak benda dari Sulteng," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Diah Agustiningsih.

Dijelaskannya, agar kain tenun Donggala dapat secepatnya ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, Pemprov Sulteng terus menggenjot desainer lokal membuat berbagai produk mode yang berbahan baku kain tenun Donggala, baik berupa baju, celana, jaket, tas, topi hingga sepatu.

Infografis Tempe Mendoan

Tujuannya untuk mengangkat eksistensi kain tenun Donggala di kancah lokal, regional hingga internasional sehingga dikenal oleh semua kalangan.

"Tentunya sasaran utama dari produk mode berbahan baku kain tenun Donggala ini adalah kaum perempuan. Makanya desainer lokal di Sulteng kita dorong agar membuat produk mode seperti pakaian dan sepatu berbahan baku kain tenun Donggala yang mengikuti tren sekarang. Jangan sampai ketinggalan zaman," kata Diah.

Ia mengaku optimis, dengan begitu, maka produk mode buatan desainer Sulteng berbahan baku kain tenun Donggala akan digemari oleh masyarakat utamanya anak-anak muda yang mengedepankan produk mode yang kekinian dan tidak ketinggalan zaman.

Menurut Diah, kain tenun Donggala merupakan warisan budaya bernilai estetik tinggi di Sulteng sehingga sudah sepantasnya diajukan sebagai warisan budaya tak benda UNESCO.

"Makanya kita dorong desainer di Sulteng agar membuat produk mode menggunakan bahan baku kain tenun Donggala. Mengajukan ke UNESCO agar diakui sebagai warisan budaya tak benda asal Sulteng, juga salah satu cara kita untuk melestarikan kain tenun Donggala," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini