Share

Wisata Baduy dan Pantai Sawarna Mendunia, Banten Pede Kunjungan Wisatawan Terus Meningkat

Antara, Jurnalis · Sabtu 04 Juni 2022 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 406 2604751 wisata-baduy-dan-pantai-sawarna-mendunia-banten-pede-kunjungan-wisatawan-terus-meningkat-gTDn9dp9SV.JPG Perkampungan Baduy di Lebak, Banten (Foto: Instagram/@melatanisa_d)

JAJARAN Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, optimistis tingkat kunjungan wisatawan di daerahnya pada 2022 akan terus meningkat dengan segera dioperasikannya Tol Rangkasbitung - Serang dan Commuterline Rangkasbitung-Jakarta, serta kecenderungan kunjungan hingga Mei 2022 yang naik.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin menjelaskan, target kunjungan wisatawan pada tahun 2022 sebanyak 300.175 orang, tapi pada Januari-Mei sudah mencapai 488.301 orang.

"Kita optimistis kunjungan wisatawan akan lebih banyak sehubungan beroperasinya Tol Rangkasbitung-Serang dan Commuterline Rangkasbitung-Jakarta," ujar Imam.

Infografis Pantai Indrayanti

Objek wisata di Kabupaten Lebak tercatat 228 lokasi. Sektor pariwisata di daerah ini kembali bergairah setelah pemerintah melonggarkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Bahkan, sepanjang April-Mei 2022 kunjungan wisatawan begitu dahsyat menembus 254.611 orang, sedangkan kunjungan wisatawan terkait kegiatan Seba Badui mencapai 7.000 orang.

"Kami meyakini kunjungan wisatawan sampai Desember 2022 bisa menembus 800 ribu pasca-pandemi Covid-19 dan bisa membawa perputaran uang miliaran rupiah ke daerah ini," katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah mengembangkan 228 destinasi wisata yang sebagian besar dikelola oleh masyarakat bersinergi dengan pelaku ekonomi kreatif di daerah itu. Dari 228 destinasi wisata yang berkembang di masyarakat itu terdiri dari wisata buatan, wisata alam, wisat relegi dan wisata budaya.

Pengembangan wisata tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat juga menyerap lapangan pekerjaan. Pelaku UMKM yang memproduksi aneka kerajinan dan makanan cukup berkembang untuk dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Bahkan, pemerintah daerah mendirikan pusat perdagangan kerajinan dan aneka makanan tradisional di lokasi wisata.

"Kami mendorong objek wisata yang dikelola masyarakat dapat berkembang dan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi warga setempat," terangnya.

Pemerintah daerah terus meningkatkan sumber daya manusia tata kelola pariwisata agar destinasi wisata yang ada dilirik wisatawan domestik maupun mancanegara. Peningkatan SDM itu perlu diprioritaskan, terlebih adanya proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang.

Ia menyebutkan, potensi destinasi wisata di Kabupaten Lebak yang dinilai sudah mendunia, yakni wisata budaya masyarakat Baduy dan Pantai Sawarna.

Destinasi wisata budaya masyarakat Baduy banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai negara mulai dari Australia, Prancis, Spanyol, Amerika Serikat, Belgia, Belanda hingga negara tetangga.

Kebanyakan wisatawan asing itu untuk penelitian kehidupan sosial masyarakat Badui, sebab mereka masih kuat memegang adat leluhur.

Kehidupan masyarakat Baduy hingga kini menolak modernisasi, sehingga di pemukiman Badui seluas 5.100 hektare lebih tidak terdapat jalan aspal, elektronika maupun jaringan listrik.

Selain itu, juga Pantai Sawarna yang berlokasi di Pantai Selatan yang berhadapan dengan Perairan Samudera Hindia banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Wisatawan itu bermain olahraga surfing karena gelombangnya tinggi juga kondisi air cukup bersih.

"Saya kira Pantai Sawarna sebagai 'The Hidden Paradise' atau 'Surga yang Tersembunyi’, karena panorama alamnya sangat indah," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini