Share

Gokil, Arab Saudi Targetkan Kunjungan Turis Asing Naik 3 Kali Lipat Tahun Ini

Antara, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2022 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 406 2606348 gokil-arab-saudi-targetkan-kunjungan-turis-asing-naik-3-kali-lipat-tahun-ini-58Z9QLK3xy.JPG Jeddah Corniche, salah satu destinasi wisata di Arab Saudi (Foto: Tripadvisor)

ARAB Saudi ingin meningkatkan jumlah turis mancanegara menjadi tiga kali lipat tahun ini di tengah pelonggaran pandemi Covid-19, kembalinya orang yang berhaji dan elemen pertama dari proyek yang ditandatangani putra mahkota sudah dibuka. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Al Khateeb dalam sebuah wawancara.

Kerajaan konservatif dan tertutup itu meresmikan visa turis pada September 2019, hanya beberapa bulan sebelum pandemi Covid-19 membuat industri global terpuruk.

Peningkatan perjalanan domestik pada tahun 2020 dan 2021, di mana pihak berwenang menghitung rekor 64 juta kunjungan domestik tahun lalu turut membantu menyelamatkan sektor pariwisata Saudi yang baru lahir dari kehancuran, dan sekarang pihak berwenang ingin menggaet lebih banyak pasar internasional.

"Kini kami berupaya untuk menarik lebih banyak pengunjung internasional," kata Khateeb seraya menambahkan bahwa target tahun ini ialah 12 juta orang, atau naik tiga kali lipat dari 4 juta pada 2021 lalu.

"Kami sudah kembali dan sangat optimistis. Negara-negara mulai membuka perbatasan, pembatasan melonggar dan orang mulai bepergian," katanya.

Arab Saudi memberi kejutan ketika menargetkan 100 juta pengunjung pada 2030, elemen dari agenda reformasi Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang ingin mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada minyak dan membuka diri kepada dunia.

Meski kerajaan beberapa tahun belakang melonggarkan aturan terkait bioskop, konser dan acara olahraga yang penontonnya bercampur antara lelaki dan perempuan, masih ada regulasi yang tetap ditegakkan seperti pelarangan alkohol berpotensi mengurangi daya tariknya.

Khateeb menyebutkan, Minggu, bahwa dari 100 juta target pengunjung pada 2030, 30 juta adalah turis mancanegara dan sisanya orang-orang yang bepergian di dalam Arab Saudi.

Sebagian dari 30 juta kunjungan adalah orang-orang yang datang untuk beribadah haji ke Makkah dan Madinah, baik dari luar negeri maupun dalam negeri.

Bulan depan, pihak berwenang berencana untuk mengizinkan satu juta umat muslim untuk beribadah haji, setelah pandemi membuat ibadah tahunan ini jadi dibatasi secara drastis selama dua tahun.

Rencana besar lain terkait pariwisata dari Pangeran Mohammed adalah kota futuristik NEOM dan Diriyah, yang akan dibangun sebagai destinasi hiburan dan warisan budaya, dengan biaya 500 miliar dolar AS.

Distrik restoran di Diriyah akan dibuka pada September, sementara elemen lain dari proyek tersebut akan dimulai secara daring mulai tahun 2025 dan seterusnya.

"Ini adalah tingkat pariwisata baru yang belum ada saat ini. Arab Saudi akan mengubah lanskap pariwisata secara global. Destinasi yang ditawarkan Saudi pada 2030 adalah sesuatu yang sangat berbeda," ucap Khateeb.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini