Share

5 Fakta Festival Daging Anjing Yulin di China yang Kontroversial

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2022 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 406 2606458 5-fakta-festival-daging-anjing-yulin-di-china-yang-kontroversial-8X3APjBr3D.jpg Pedagang daging anjing di Yulin, China (Foto Reuters)

ADA 5 fakta Festival Daging Anjing Yulin yang perlu diketahui. Setiap negara memiliki festival unik sendiri-sendiri. Tak jarang festival unik tersebut membuat penasaran para wisatawan mancanegara.

Namun, tak sedikit pula yang mengecam suatu festival lantaran alasan tertentu. Salah satunya yang dikecam adalah Festival Daging Anjing Yulin, China.

Festival yang merupakan tradisi turun-temurun tersebut sempat dikecam sebab saat pandemi Covid-19 sedang mewabah banyak warga China yang antusias menyambutnya. Dalam festival yang diselenggarakan setiap bulan Juni itu setidaknya terdapat lebih dari 10,000 ekor anjing yang dibunuh dan dagingnya dikonsumsi.

Meski banyak mendapatkan kritikan, festival ini memiliki beberapa fakta menarik yang perlu diketahui sebelum melihatnya secara langsung. Lantas, apa saja 5 fakta festival daging anjing Yulin? Untuk lebih jelasnya, berikut okezone.com telah merangkum.

5 Fakta Festival Daging Anjing Yulin

Terdapat 5 fakta menarik festival daging anjing di Yulin, China, antara lain:

1. Sejak 2009

Perlu diketahui, festival daging anjing di kota Yulin ini pertama kali digelar pada 2009. Kala itu festival ini dianggap sebagai hal yang lumrah, sebab daging anjing sudah dikonsumsi selama ribuan tahun di China.

Ilustrasi

Dikenal dengan Yulin Dog Festival, acara ini dibuat untuk merayakan konsumsi daging anjing dan dianggap sebagai festival tradisi budaya yang unik di China. Tak hanya itu, banyak orang percaya bahwa daging anjing memiliki banyak manfaat kesehatan.

2. Makan Kontroversial

Festival satu ini juga penuh kontroversi. Pasalnya, orang-orang yang turut serta merayakan festival ini tahu bahwa mereka dikecam dan menuai kritik dari banyak orang. Oleh sebab itu, para aktivis dari luar negeri dilarang masuk ke Yulin jelang festival ini berlangsung.

Bahkan, menurut para aktivis yang mencoba menghentikan festival ini mereka kerap kali dihentikan oleh polisi setempat. Hingga salah satu aktivis menyebutkan bahwa ia pernah dilarang masuk ke pasar Dashichang selaku pasar terbesar di Yulin.

3. Pandemi Covid-19 Warga Tetap Antusias

Daging anjing dan kucing termasuk salah satu daging yang lumrah konsumsi warga China. Namun, selama pandemi Covid-19 banyak kota di China yang melarang konsumsi daging anjing maupun kucing. Hanya saja, sebagian orang China tak terpengaruh banyak pada sebagian orang China yang masihdan tetap mengkonsumsi daging anjing.

Bahkan, masih banyak warga China yang menyambut festival ini dengan antusias. Dan beberapa warga tetap ingin menyelenggarakan festival ini.

4. Ribuan Anjing Dibunuh dan Dikonsumsi

Dalam festival ini lebih dari 10,000 anjing disembelih dan dibunuh. Menurut data yang ada, setidaknya 30 persen penduduk kota Yulin mengkonsumsi daging anjing sebagai makanan sehari-hari.

Terdapat lebih dari 15,000 ekor anjing yang dibawa ke Yulin untuk diambil dagingnya dalam festival ini. Sebelum di sembelih ribuan anjing diletakkan dalam kandang kecil yang kotor.

5. Kucing Ikut Jadi Korban

Festival yang ditunggu-tunggu kebanyakan warga China ini tak hanya menyembelih anjing, melainkan juga kucing. Selain daging anjing yang dimasak dalam festival ini ada juga Dalam festival ini, menu daging kucing juga tak kalah favorit. Warga kota Yulin beranggapan bahwa tak lengkap rasanya jika festival daging anjing ini tanpa menghadirkan daging kucing.

Demikian 5 fakta festival daging anjing Yulin di China yang penuh dengan kontroversi itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini