Share

13 Tips Berenang di Sungai Aare Swiss Supaya Tak Terbawa Arus

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 406 2611298 13-tips-berenang-di-sungai-aare-swiss-supaya-tak-terbawa-arus-2IlGyh5PBB.jpg Sungai Aare di Bern, Swiss (KBRI Bern)

BERIKUT 13 tips berenang di Sungai Aare Swiss supaya tak terbawa arus berikut ini perlu diketahui para traveler. Sungai Aare di Bern memang terkenal sebagai destinasi favorit warga Swiss untuk berenang, terutama saat musim panas tiba.

Bahkan berenang di Sungai Aare termasuk dalam daftar tradisi hidup (list of living traditions) UNESCO sejak 2017 lalu. Warna toscanya yang cantik dari airnya yang jernih membuat siapapun yang melihat sangat tergiur dengan kesegarannya. Apalagi dilengkapi pemandangan hijau di sekitarnya. Siapa yang tak tergoda dengan keindahan sungai ini?

Namun arus air yang deras membuat sungai ini tak jarang menyeret seorang yang berenang di dalamnya, sebagaimana yang dialami Emmeril Khan Mumtadz alias Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

BACA JUGA: 7 Pantangan Berenang di Sungai Aare, Jangan Dilakukan jika Masih Sayang Nyawa! 

Eril hilang tenggelam saat berenang di Sungai Aare, pada 26 Mei 2022. Jenazahnya ditemukan pada 8 Juni di Bendungan Engehalde.

 ilustrasi

Nah, agar tetap aman saat berenang, Anda harus mengetahui beberapa tipsnya. Apa saja? Dikutip dari YouTube Syarif Zapata, warga Indonesia yang tinggal di Swiss, simak ulasannya berikut ini!

1. Pastikan tubuh Anda dalam keadaaan sehat dan banyak tenaga. Sebaiknya, makan makanan ringan terlebih dahulu atau minum energy drink sebelum berenang. Berenang saat perut kosong memang tidak dianjurkan, sebab dapat mempermudah terjadinya kram karena tidak ada proses pembakaran.

2. Jangan berenang di Sungai Aare sendirian, apalagi jika Anda tidak mengetahui medan setempat. Sangat penting mengajak teman sebagai pendamping agar mengetahui kondisi Anda jika terjadi sesuatu hal yang tak terduga.

 BACA JUGA: Segini Kedalaman Sungai Aare Swiss, Lokasi Hanyutnya Eril Anak Ridwan Kamil

3. Saat sampai di lokasi, Anda bisa menyewa loker untuk menyimpan barang bawaan atau barang berharga agar tetap Aman. Kemudian, ganti pakaian renang yang nyaman.

 

4. Waktu yang terbaik untuk berenang adalah saat cuaca cerah. Pastikan juga ada banyak orang yang turut berenang di Sungai Aare. Pasalnya, itu adalah salah satu pertanda jika Sungai Aare aman untuk berenang.

5. Sebelum turun ke sungai, cek udara dan suhu air yang bisa Anda lihat di papan informasi Sungai Aare. Anda juga bisa melihatnya di aaremarzili.info lewat browser smartphone Anda. Jika suhu dan debit air sekiranya aman, Anda bisa melanjutkan untuk berenang.

6. Jangan lupa lakukan stretching atau pemanasan terlebih dahulu agar otot tubuh tidak 'kaget' dan mengurangi kram saat berenang di tengah sungai. Anda bisa loncat-loncat atau lari di tempat, kemudian mengayunkan lengan, melakukan plank, peregangan lutut ke dada, hingga meregangkan tubuh bagian bawah. Cara terbaik untuk melakukan pemanasan adalah dengan meregangkan setiap bagian tubuh selama 10 sampai 15 detik, dan ulangi masing-masing sebanyak tiga kali.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

7. Bawa dry bag untuk menyimpan barang sekaligus sebagai pelampung saat berenang, tapi jangan dipasang ke tubuh Anda. Pegang saja biar aman saat arus deras. Usahakan juga tali tidak terlalu panjang agar tidak tertarik arus.

8. Wajib mandi terlebih dahulu agar tubuh bisa beradaptasi dengan suhu yang dingin. Fasilitasnya pun sudah disediakan secara lengkap, ada shower outdoor di sekitar sungai Aare. Selain itu, ada pula kolam untuk berendam guna menyesuaikan suhu tubuh Anda dengan air sungai Aare.

9. Ketahui medan Sungai Aare. Usahakan tubuh tetap menghadap ke arah arus saat berenang agar bisa melihat medan di depan Anda. Dengan begitu, Anda bisa menikmati sensasi kesegaran berenang di Sungai Aare yang menyenangkan.

 ilustrasi

10. Pastikan sudah tahu titik untuk menepi. Kalau sang vlogger di video memilih menepi sekitar 20-30 meter, tepatnya di dekat lokasi loker. Jangan menepi dadakan, hal itu akan membuat Anda terbawa arus. Namun jika tubuh Anda terlanjur terbawa arus, usahakan jangan panik karena energi Anda akan cepat habis. Tetap tenang dan jangan berenang dengan posisi melawan arus, justru ikuti arus air untuk menepi. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan dry bag sebagai pelampung.

11. Disarankan berenang gaya katak atau dada. Gaya ini banyak digunakan karena dinilai lebih hemat energi dibanding teknik lainnya. Apalagi, gaya ini membuat kepala Anda untuk selalu berada di atas air sehingga bisa mengatur napas dan Anda bisa berenang dengan santai.

12. Saat awal turun, lebih aman berenang di bagian tengah, karena di pinggir sungai begitu banyak dahan pohon dan bebatuan. Ingat, tetap berenang menghadap arus agar lebih aman.

13. Saat melihat plang atau spot pemberhentian, Anda harus segera menepi, tepatnya sebelum ada jembatan. Jika memang sudah terlewat, kembali lagi ke tips nomor 10. Tetap tenang dan berenang mengikuti lawan arus ke tepian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini