Share

5 Kebiasaan Unik Masyarakat di Dunia, Nomor 4 Horor Banget

Tim Litbang MPI, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 406 2611364 5-kebiasaan-unik-masyarakat-di-dunia-nomor-4-horor-banget-QVgxTwqzAM.jpg Mengisi waktu tinto salah satu kebiasaan warga di Kolombia (alongdustyroads.com)

SALAH satu hal yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah kecenderungan untuk mengembangkan kebiasaan dan tradisi dalam waktu yang lama.

Manusia sangat suka melakukan kebiasaan dan tradisi secara turun-temurun, sehingga terdapat ribuan budaya dari setiap negara di dunia. Berikut ini kebiasaan dan tradisi unik dari seluruh dunia.

Toko Kejujuran di Swiss

Toko-toko kecil miliki petani di tengah pegunungan Alpen, Swiss menjual dagangan mereka dengan menaruhnya di toko dan tidak mengawasinya. Masyarakat di sana berbagi idealisme kejujuran dengan membeli kebutuhan sehari-hari di toko yang tidak dijaga oleh pemiliknya.

Pembeli bebas untuk mengambil produk yang mereka inginkan, dan meletakkan uangnya di keranjang kecil yang telah disediakan. Para pemilik toko ini, yaitu para petani, pergi merawat hewan di ladang dan membiarkan toko mereka begitu saja. Bentuk kepercayaan konsumen ini menghasilkan loyalitas dan kejujuran yang luar biasa di antara masyarakat di sana.

 

Tidak Memberi Tip di Korea Selatan

Ketika pergi ke tempat makan atau restoran biasanya pelanggan akan memberikan tip ke pegawai di sana sebagai bentuk rasa terima kasih atas layanan mereka. Namun hal ini tidak berlaku di Korea Selatan, jika memberi tip setelah makan di suatu restoran atau kafe, pemilik restoran tersebut akan memberi tatapan tajam.

Di Korea Selatan atau bahkan di negara lainnya, karyawan di industri maknan diberi upah yang adil dan mereka bangga dengan pekerjaannya. Untuk itu, memberi tip termasuk penghinaan bagi mereka.

 BACA JUGA: Tradisi Wanita Suku Hamar, Rela Dicambuk untuk Buktikan Cintanya pada Kekasih

Berlutut Sampai Sujud sebagai Salam di Nigeria

Bagi orang-orang Yoruba, sebuah kelompok etnis yang sebagian besar tinggal di Nigeria, ritual salam dianggap cukup serius. Hal ini terutama berlaku dalam hal menyapa orang yang lebih tua.

Ketika seorang dewasa mendekat, para pemuda Yoruba diharapkan berlutut untuk memberi salam. Lebih khusus lagi, wanita berlutut saat menyapa dan pria biasanya sujud.

Gestur-gestur tersebut merupakan tanda penghormatan terhadap para tetua masyarakat. Menariknya, adat ini adalah salah satu yang membedakan masyarakat Yoruba dari kelompok etnis lain di Nigeria, termasuk Bini dan Kalabari.

Nongkrong di Pemakaman

Pemakaman menjadi tempat yang dikenal menakutkan di banyak negara, namun hal ini tidak berlaku di Denmark. Orang-orang di Denmark membuat area pemakaman menjadi tempat mereka bersosialisasi.

Pemakaman di sana dirawat dengan baik oleh penduduk setempat. Salah satu pemakaman bernama Assistens Kirkegård di Kopenhagen salah satu contohnya. Selain itu banyak juga orang-orang terkenal di Denmark di makamkan di sini, seperti Hans Christian Andersen.

 ilustrasi

Waktu Tinto di Kolombia

Tinto adalah secangkir kecil kopi hitam pekat yang dimaniskan dengan panela. Tinto sudah mengakar di masyarakat Kolombia. Bahkan, tak jarang tamu yang berkunjung ke rumah akan disambut dengan pertanyaan, "Apakah Anda ingin sedikit tinto?" Dalam secangkir tinto, tak hanya ada kopi, air, dan panela, tetapi juga momen bersama dengan teman, keluarga, atau rekan kerja.

Bagi mereka, waktu untuk tinto adalah sepanjang waktu. Masyarakat Kolombia cukup berhenti di salah satu dari ratusan gerobak tinto yang ada di jalan selama sepuluh menit untuk menikmati minuman manis berkafein, bergosip, dan mengobrol dengan teman-teman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini