Share

Jelajahi 10 Wisata Unik di Banyuwangi

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 25 2611809 jelajahi-10-wisata-unik-di-banyuwangi-lOd0885Opp.jpg Foto: Unsplash/Andika Baskoro)

Menyebut magnet wisata di Jawa Timur, yang terpikir pertama kali di benak kita adalah Malang dan Gunung Bromo. Malang memang menyimpan segudang tempat wisata, mulai dari Jatim Park I-III, Batu Night Spectacular, hingga Museum Angkut. Namun, selain Malang dan Gunung Bromo, ada kawasan lain yang memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi di Jawa Timur salah satunya Banyuwangi.

Belakangan ini Banyuwangi semakin terangkat berkat film KKN di Desa Penari. Meskipun dalam film tersebut tidak disebutkan lokasi Banyuwangi, akan tetapi banyak orang menduga-duga latar dalam film KKN di Desa Penari adalah Banyuwangi. Ini membuat banyak mata berpaling ke Banyuwangi. Apa pesona yang tersimpan di daerah ujung Jawa Timur ini?

Bertepatan dengan masa penghujung tahun ajaran sekolah, inilah saatnya menyiapkan rencana liburan untuk keluarga dengan keindahan alam #DiIndonesiaAja. Ingin tahu lebih banyak referensi untuk liburan bersama keluarga? Follow akun instagram @pesona.indonesia dan cek website indonesia.travel untuk mendapatkan inspirasi liburan seperti destinasi menarik dan ekonomi kreatif khas Indonesia. Anda bisa juga ikutan program Pesona Punya Kuis (PUKIS) setiap dua minggu sekali untuk mendapatkan hadiah merchandise dan uang jutaan rupiah dari Wonderful Indonesia. Jangan lewatkan kesempatan ini, ya!

Nah, untuk opsi referensi liburan terkini saatnya ke Banyuwangi. Berikut ini adalah rekomendasi wisatanya.

1. Kawah Ijen

 

Kawah Ijen (Foto: Indonesia.travel/Jerry Aurum)

Ini adalah destinasi wajib di Banyuwangi, Kawah Ijen berlokasi di kawasan Gunung Ijen dengan ketinggian sekitar 2.443 meter di atas permukaan laut. Pemandangan di puncak Gunung Ijen memang memukau. Namun, Anda perlu melakukan pendakian yang cukup panjang untuk menuju puncak.

Jangan khawatir, jalur pendakian ke puncak Ijen terbilang cukup nyaman karena jalannya beraspal halus. Pendakian biasanya dilakukan pada dini hari agar tiba di puncak saat menjelang fajar. Sambil menunggu fajar di puncak Ijen, Anda bisa menyaksikan keajaiban alam yang tergolong langka, yaitu Api Biru atau Blue Fire. Blue Fire ini sebenarnya merupakan gas alam bersuhu dan bertekanan tinggi yang bercampur dengan oksigen sehingga menghasilkan warna yang tampak kebiruan dalam kegelapan.

Suhu di sekitar Kawah Ijen biasanya sangat dingin saat malam dan pagi hari. Untuk itu, kenakanlah baju hangat saat menuju ke Kawah Ijen dan turunlah dari puncak sebelum siang hari.

2. Taman Nasional Baluran

 

Taman Nasional Baluran atau yang berjuluk Africa van Java ini adalah destinasi wajib bagi para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. Hamparan sabana luas dengan kawanan rusa yang merumput adalah pemandangan lumrah di sini, dan jika beruntung Anda dapat melihat banteng Jawa melintas. (Foto: Barry Kusuma)

Africa van Java. Demikianlah julukan ini tersemat untuk Taman Nasional Baluran. Dilihat sepintas, Taman Nasional Baluran di Banyuwangi ini terdiri dari hamparan padang rumput atau sabana yang terhampar luas. Rerumputan yang berwarna kecokelatan pada musim kemarau dengan sedikit semak menghadirkan eksotisme tersendiri.

Atraksi unik dari Baluran yaitu pemandangan sekumpulan rusa yang tengah merumput, dan jika beruntung Anda akan melihat kawanan banteng jawa melintas di kawasan Taman Nasional Baluran. Ini mengingatkan kita pada suasana di Afrika. Anda juga bisa memantau aktivitas satwa liar ini dari atas Menara Pandang.

Sementara itu, di sisi lain area Taman Nasional Baluran, Anda akan menemukan monyet liar bergelantungan di atas pohon. Pastinya ini akan menjadi petualangan seru saat berwisata bersama keluarga dan anak-anak.

3. Bangsring Underwater

 

(Foto: banyuwangitourism.com)

Mungkin Anda tidak menyangka bahwa Anda bisa melakukan snorkeling dan diving di Banyuwangi. Jangan khawatir, saat Anda mengunjungi Pantai Bangsring, dengan mudah Anda akan menemukan tempat penyewaan untuk snorkeling.

Dengan menggunakan kapal dari nelayan setempat, Anda akan dibawa menuju ke salah satu sisi Selat Bali yang menjadi lokasi penyelaman dan snorkeling. Air laut yang bersih dan jernih akan memudahkan Anda menyaksikan ikan warna-warni yang berenang di antara terumbu karang di dasar laut. Kawasan perairan di sini cukup dangkal, jadi tidak perlu khawatir jika Anda tidak pandai berenang.

Uniknya, tidak jauh dari kawasan Bangsring, terdapat area perkebunan teh. Perkebunan teh di sini berlokasi sekitar satu jam perjalanan dari pantai menuju kawasan dataran tinggi Banyuwangi. Jadi, dalam satu kawasan Anda bisa mendapatkan dua varian wisata yang berbeda sekaligus.

4. Taman Nasional Alas Purwo

 

Salah satu spesies Merak Hijau Jawa di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi (Foto: tnalaspurwo.org)

Belakangan ini kawasan Taman Nasional Alas Purwo juga ikut terangkat berkat kemunculan film KKN di Desa Penari. Suasana hutan alami yang lebat dan sangat luas dan seolah tanpa batas ini terkadang memunculkan imajinasi tersendiri.

Namun, siapa sangka jika hutan ini menyimpan keanekaragaman hayati asli Indonesia? Di Taman Nasional Alas Purwo diperkirakan terdapat sekitar 700 jenis tumbuhan, lebih dari 300 spesies burung liar, dan satwa reptil di dalam area hutannya. Bahkan, jika beruntung, Anda bisa menemukan burung merak di sini. Menariknya lagi, terdapat Situs Kawitan atau candi yang menjadi tempat peribadatan umat Hindu di Jawa Timur.

Sebaiknya Anda menyewa pemandu dari masyarakat setempat untuk bertualang di Alas Purwo agar tidak tersesat. Ini karena sinyal telepon dan internet untuk GPS di dalam kawasan Alas Purwo sangat minim.

Daya tarik Alas Purwo lainnya adalah Pantai Ngagelan. Pantai ini terkenal sebagai pilihan lokasi satwa penyu langka yang kerap bertelur di sekitar pantai. Di antaranya adalah penyu hijau dan penyu belimbing yang termasuk satwa laut yang dilindungi.

5. G-Land (Pantai Plengkung)

 

Pantai Plengkung atau G-Land, lokasi favorit dan ideal bagi penyuka surfing. Disebut-sebut sebagai pantai dengan ombak terbaik di dunia. (Foto: Barry Kusuma)

Pantai Plengkung atau lebih beken dengan sebutan G-Land bagi para peselancar (surfer) disebut-sebut sebagai pantai yang mempunyai ombak terbaik di dunia untuk berselancar. Pantai ini berlokasi di Taman Nasional Alas Purwo dan memiliki 7 jenis gulungan ombak. Pada tiap bulan April-September, gelombang ombak di Pantai Plengkung diperkirakan mampu mencapai ketinggian 8 meter dengan rentang panjang sejauh 2 kilometer.

Di sepanjang pantai, Anda akan menemukan sejumlah penginapan yang didominasi tamu asing, rata-rata merupakan peselancar dari berbagai negara. Jika tidak bisa berselancar, Anda pun masih bisa menikmati keindahan pantai yang berpasir putih kecokelatan dan sedikit berbatu ini.

6. Pantai Pulau Merah


Pantai Pulau Merah (Foto: Wonderfulimage/Azhari Setiawan)

Sebutan lain untuk pantai ini adalah Red Island. Untuk mencapai pantai ini memang perlu perjalanan yang cukup panjang karena berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota Banyuwangi. Meskipun belum sepopuler Pantai Plengkung, Pantai Pulau Merah bisa menjadi alternatif bagi Anda yang ingin belajar berselancar.

Di area Pantai Red Island, Anda akan menemukan satu bukit kecil yang berwarna kecokelatan yang bisa dituju saat air laut surut. Bukit kecil ini akan berwarna kemerahan saat tertimpa sinar matahari senja. Dari sinilah muncul sebutan Pantai Pulau Merah.

7. Pantai Wedi Ireng

 

Pantai Wedi Ireng, Banyuwangi (Foto: Instagram @ekogatan)

Jika Anda berkunjung ke Pantai Pulau Merah, jangan lupa untuk mengunjungi Pantai Wedi Ireng. Kedua pantai ini masih dalam satu jalur dan tidak seberapa jauh. Pantai Wedi Ireng dikenal karena memiliki pemandangan perbukitan yang menawan.

Namun, pesona istimewa Pantai Wedi Ireng adalah jenis pasir pantainya yang terdiri dari dua jenis pasir. Pertama, pasir putih yang bertekstur halus dan lembut. Kedua, pasir pantai hitam yang berkerikil kasar. Unik bukan? Tekstur pasir pantai ini jarang ditemukan di lokasi pantai lainnya.

 

8. Taman Nasional Meru Betiri

 

Pantai Teluk Hijau (Foto : merubetiri.id)

Satu lagi area yang merupakan kawasan hutan di Banyuwangi adalah Taman Nasional Meru Betiri. Seperti Taman Nasional Alas Purwo, area Taman Nasional Meru Betiri ini juga cukup luas dan menjadi ekosistem sejumlah satwa liar di Jawa.

Istimewanya, di balik taman nasional ini terdapat destinasi wisata Pantai Teluk Hijau. Sesuai namanya, pantai ini berlokasi di kawasan teluk di garis pantai Banyuwangi. Suasana asri dan rindang di sekitar pantai membuat sebutan Pantai Teluk Hijau pantas disandang pantai yang kondang akan bebatuan karangnya ini.

9. Pantai Sukamade

 

(Foto : Instagram @btn_merubetiri)

Masih di dalam lokasi Taman Nasional Meru Betiri, terdapat Pantai Sukamade. Pantai ini memiliki area hutan bakau atau hutan mangrove yang menjadi habitat bagi beragam spesies burung. Selain itu, Pantai Sukamade juga dikenal sebagai kawasan penangkaran penyu.

Saat berwisata di Sukamade, Anda bisa mengintip lokasi penangkaran penyu yang tidak jauh dari pantai. Di tempat penangkaran, biasanya terdapat area untuk menyimpan telur-telur penyu yang akan ditetaskan. Tukik atau anak penyu yang menetas ini nantinya akan dilepaskan ke laut. Jika beruntung, Anda juga bisa melakukan pengamatan langsung penyu saat bertelur di tepi pantai pada malam hari.

10. Pantai Boom

 

(Foto : Wonderfulimage/Azhari Setiawan)

Satu lagi pantai yang perlu dikunjungi saat liburan tahun ajaran kali ini di Banyuwangi adalah Pantai Boom. Inilah pantai populer di Banyuwangi karena lokasinya sangat strategis karena berdekatan dengan pusat kota Banyuwangi.

Pantai ini berpasir putih kecokelatan dengan hamparan pantai yang cukup luas, landai, dan berombak cukup tenang. Karena lokasinya yang mudah dijangkau dan areanya yang luas, Pantai Boom kerap menjadi lokasi berbagai perhelatan acara. Pantai ini juga cocok untuk aktivitas anak-anak karena lokasinya nyaman dan aman.

Banyuwangi memiliki destinasi wisata potensial di ujung timur Jawa. Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pun mengakui bahwa Banyuwangi memiliki prospek wisata yang bagus untuk ke depannya.

“Banyuwangi ini bisa menjadi referensi dan inspirasi untuk daerah lainnya dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Semoga produk ekonomi kreatif Banyuwangi dapat membuka lapangan kerja seluasnya dari sektor pariwisata,” papar Sandiaga.

Mumpung mendekati masa liburan sekolah, saatnya merancang wisata ke Banyuwangi dan menguak sisi unik wisatanya. Sebagai oleh-oleh #BeliKreatifLokal, Anda bisa memilih kopi khas Banyuwangi dan batik dengan corak khas suku Osing. Jangan lupa selama liburan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak agar liburan Anda bersama keluarga tetap aman dan sehat. (WLD/VAL)

CM

Follow Berita Okezone di Google News

(FDA)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini