Share

Angela Tanoesoedibjo Tegaskan Kemenparekraf Terus Fokus Selamatkan Pariwisata dan Ekraf Indonesia

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 406 2611735 angela-tanoesoedibjo-tegaskan-kemenparekraf-terus-fokus-selamatkan-pariwisata-dan-ekraf-indonesia-uls7i1B9z5.JPG Wamenparekraf RI, Angela Tanoesoedibjo (Foto: Kemenparekraf RI)

WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo menyebut, selama masa pandemi Covid-19, Kemenparekraf terus fokus untuk menyelamatkan dua juta lapangan kerja yang hilang dan memulihkan dampak sosio-ekonomi sektor parekraf bagi masyarakat yang terdampak oleh pandemi.

"Dampak ini terutama mengurangi ketimpangan dengan mendistribusikan pemerataan keuntungan, investasi, infrastruktur, dan capacity building," kata Angela dalam forum rapat bersama Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) di Maladewa, dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal.

Lebih lanjut, kata Angela, sektor pariwisata di Indonesia juga memegang peranan penting dalam mencapai tujuan pengembangan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), yaitu melalui pengembangan ecotourism, penguatan identitas kebudayaan, dan perkuatan komunitas lokal.

Infografis Destinasi Super Prioritas

Selain itu, pada masa pandemi Covid-19, Kemenparekraf juga bertugas untuk membantu manajemen pandemi dan mempersiapkan sektor pariwisata yang tangguh, berkelanjutan, dan berkualitas.

Angela juga menjelaskan, salah satu upaya untuk mempersiapkan sektor pariwisata pascapandemi adalah sertifikasi bagi para pelaku parekraf di Indonesia. Di mana, sudah ada sekitar 12 ribu pelaku parekraf yang tersertifikasi.

Kemenparekraf juga telah mempromosikan pengembangan blue and green economy di sektor pariwisata dengan mengemukakan pengembangan ecotourism, penggunaan transportasi ramah lingkungan di sektor pariwisata, program manajemen limbah di destinasi wisata, dan carbon footprint offsetting platform bagi wisatawan.

Ia mengungkapkan, saat ini wisatawan mancanegara sudah memeroleh berbagai kemudahan. Di mana, saat ini tersedia visa kedatangan untuk 72 negara, dan semua pelancong yang sudah divaksinasi bebas dari karantina, pra-keberangkatan, dan tes masuk.

"Saat ini pariwisata Indonesia sedang menuju ke arah yang baik, dengan permintaan pasar domestik yang signifikan untuk bepergian dan kemudahan kebijakan untuk kedatangan internasional," terangnya.

Menurutnya, seiring dengan kemudahan dan stabilitas dalam kebijakan perjalanan, pihaknya melihat pertumbuhan 350 persen dari pos kedatangan internasional sejak Januari tahun ini dibandingkan tahun lalu.

Meski demikian, Angela menyebut, terdapat beberapa hal terkait ketersediaan konektivitas yang terbatas dan adanya peningkatan harga.

Namun dengan adanya tantangan ini kata dia, Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melakukan perbaikan di sektor parekraf, terutama terkait persiapan Presidensi G20.

"Indonesia berkomitmen untuk memulihkan pariwisata dengan menyelenggarakan acara internasional termasuk serangkaian acara sampingan untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia di mana kami bekerja sama dengan UNWTO untuk agenda pariwisata," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini